RM.id Rakyat Merdeka - Untuk mencegah kemacetan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat merayakan malam Tahun Baru di Jakarta, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta diminta memperbanyak kantong parkir dan menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin). Terutama, di Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin, yang jadi pusat keramaian.
Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Nova Harivan Paloh. Langkah itu, menurutnya, perlu diambil untuk menghindari penumpukan kendaraan. “Supaya, masyarakat merasakan kenyamanan saat memeriahkan Tahun Baru,” kata Nova, Senin (8/12/2025).
Selain itu, Nova juga meminta Dishub menyiapkan lokasi parkir di sejumlah wilayah, di sekitar Jalan Sudirman MH. Thamrin. Di mana pada malam pergantian tahun sebelumnya, sangat minim penyediaan tempat parkir. “Perbanyak kantong-kantong parkir dan rekayasa lalu lintas. Itu paling penting,” tandas politisi Partai NasDem ini.
Selain itu, lanjut Nova, Dishub harus membuat imbauan kepada masyarakat terkait penggunaan kantong-kantong parkir. Sehingga, memudahkan masyarakat parkir kendaraan ketika menuju lokasi perayaan malam pergantian tahun. “Misalnya di perkantoran wilayah Sudirman maupun Bundaran HI, dan dijaga petugas Dishub,” ucapnya.
Baca juga : Nadiem Bakal Didakwa Rugikan Negara Rp 2,1 T
Nova juga mengimbau agar masyarakat memanfaatkan transportasi umum saat merayakan Tahun Baru 2026. Hal itu bertujuan untuk mengurai kemacetan di sejumlah wilayah.
Menurut Nova, masyarakat dapat menggunakan sejumlah transportasi umum. Seperti bus Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT), maupun Light Rail Transit (LRT).
Nova menegaskan, masyarakat tak perlu khawatir kekurangan armada bus. Sebab, Transjakarta memiliki 4 ribu unit bus yang melayani 231 rute. Terdiri dari 14 koridor utama. “Kita bisa menghindari kemacetan, tentunya lebih nyaman naik kendaraan umum,” pungkasnya.
Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Nataru, juga menjadi sorotan Gubernur DKI Pramono Anung.
Baca juga : Keok, Madrid Serang Wasit
Apalagi, tambah Pram, Jakarta sedang mengalami lonjakan berbagai kegiatan. “Banyak sekali event yang akan berlangsung sampai akhir tahun. Kesenian, olahraga, budaya dan sebagainya,” kata Pram di Sari Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Pram juga mewanti-wanti potensi kepadatan lalu lintas karena libur panjang dan pergerakan masyarakat, baik ke luar daerah maupun ke Jakarta.
Menurut Pram, perayaan Nataru, menjadi momentum bagi masyarakat untuk berlibur dan berbelanja ke Jakarta.
Kenaikan mobilitas juga akan berdampak pada penggunaan transportasi publik. Pramono mencontohkan, rute Transjabodetabek Blok M-Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang awalnya ditargetkan hanya 2.000 penumpang, kini diproyeksikan mencapai 6.000-7.000 penumpang per hari.
Baca juga : Bulu Tangkis SEA Games, Tim Putra Dan Putri Indonesia Lolos Final
“Karena memang terpakai sekali. Bahkan, menurut Dirut Transjakarta, orang ngeluh armada kita kurang. Inilah yang kami akan pikirkan kembali,” kata mantan Wakil Ketua DPR ini.
Selain itu, Pram juga menyebut, okupansi perhotelan mengalami kenaikan signifikan. Karena itu, Gubernur mendorong agar jajarannya memanfaatkan momentum ini dengan baik, untuk meningkatkan pendapatan daerah, menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.