Sebelumnya
Selain terminal utama, Dishub juga menyiapkan tiga terminal bantuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan mengurangi kepadatan di terminal utama. Yakni Terminal Muara Angke, Terminal Grogol dan Terminal Lebak Bulus.
Selain sektor transportasi, Dishub DKI juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas di berbagai destinasi wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi warga Jakarta dan luar Jakarta, selama libur panjang.
“Kami akan merekayasa lalu lintas,” tuturnya.
Baca juga : Untuk Naik Kelas, Bank Kecil Butuh Suntik Modal
Beberapa lokasi wisata yang menjadi perhatian utama, yakni Kebun Binatang Ragunan, Monas, Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Untuk mendukung pengamanan lalu lintas, Dishub DKI menyiagakan armada pendukung berupa kendaraan derek dan mobil patroli. “Total ada sekitar 80 unit derek dan 46 mobil patroli,” katanya.
Selain itu, dua unit VMS mobile (pemantau lalu lintas yang menggunakan satelit) disiapkan untuk memberikan informasi kondisi lalu lintas secara langsung kepada masyarakat. Terutama saat terjadi kepadatan kendaraan.
Baca juga : Puluhan Jalan Dan 19 Jembatan Sudah Bisa Difungsikan
Dishub DKI juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, selama libur Nataru.
Namun, menurut Syafrin, penerapan one way tidak bersifat permanen, melainkan situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
“Bisa saja pagi hari satu arah ke kawasan Ragunan. Siang tidak. Sorenya satu arah lagi. Tergantung pemantauan di lapangan,” ujar Syafrin.
Baca juga : Bersyukur, Indonesia Runner Up SEA Games
Dishub DKI juga menyiapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sejumlah destinasi wisata lainnya. Di antaranya kawasan Monas, Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua hingga TMII. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.