RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026). Dalam kunjungannya, Pramono mengaku terkejut karena pelayanan puskesmas tersebut dinilai sudah hampir setara dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
“Saya saat ini secara khusus ingin mengunjungi salah satu Puskesmas di Jakarta,” ujar Pramono di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
Datang Siang Hari
Berdasarkan pantauan RM.id, Pramono tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB. Ia mengenakan baju koko putih, celana panjang, dan kopiah hitam. Setibanya di lokasi, Pramono langsung menuju loket pendaftaran pasien untuk melihat secara langsung proses pelayanan kesehatan.
Selain melihat sistem pelayanan, Pramono juga menyempatkan diri menyapa warga yang tengah berobat serta melakukan pengecekan tensi darah.
Baca juga : JICT Komit Pelayanan Dan Kelancaran Logistik Nasional Di 2026
Dalam kunjungan tersebut, Pramono menaiki tangga menuju lantai dua dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang menjalani pengobatan. Ia menanyakan pengalaman warga terkait pelayanan di puskesmas.
“Ibu berobat? Gimana bu pelayanannya?,” tanya Pramono kepada salah satu pasien.
“Bagus pak,” jawab warga tersebut.
“Semoga cepat sembuh ya bu,” balas Pramono.
Ratusan Pasien Perhari
Baca juga : Persija Kirim 3 Pemain Muda Lewat Skema Peminjaman
Pramono mengungkapkan, Jakarta saat ini memiliki 44 Puskesmas, 267 Puskesmas Pembantu, serta 31 rumah sakit yang sebagian besar dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Ia mengaku terkesan dengan kondisi Puskesmas Kebayoran Lama yang memiliki tenaga medis memadai dan tingkat kunjungan pasien yang tinggi.
“Terus terang tadi begitu melihat Puskesmas ini saya kaget karena Puskesmasnya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota di daerah,” ungkapnya.
Menurut Pramono, Puskesmas Kebayoran Lama didukung oleh 41 dokter umum dan 14 dokter gigi, dengan jumlah pasien mencapai 600 hingga 700 orang per hari.
“Rata-rata pasiennya 600 sampai 700 sehari sehingga cukup banyak dan mudah-mudahan Puskesmas seperti ini dikelola dengan baik dan bisa menjadi percontohan untuk di Jakarta dan tentunya juga di daerah lain,” lanjut Pramono.
Baca juga : Taklimat Prabowo di Hambalang: Tegaskan Taji Swasembada dan Harga Diri Bangsa
Layani Warga Perbatasan
Pramono juga menerima laporan bahwa sebagian besar Puskesmas di wilayah perbatasan Jakarta turut melayani warga dari daerah sekitar ibu kota. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi.
“Tadi saya juga dilaporkan hampir semua Puskesmas di Jakarta terutama yang berbatasan dengan daerah-daerah sekitar Jakarta yang lebih banyak memanfaatkan salah satunya adalah warga dari perbatasan,” jelasnya.
Puskesmas Pembantu
Di akhir kunjungannya, Pramono menyampaikan harapannya agar seluruh Puskesmas Pembantu di Jakarta dapat terpenuhi dan berfungsi optimal pada masa kepemimpinannya. Tahun ini, Pemprov DKI menargetkan pembangunan lima Puskesmas Pembantu baru di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.