Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Taklimat Prabowo di Hambalang: Tegaskan Taji Swasembada dan Harga Diri Bangsa
Selasa, 6 Januari 2026 22:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Awal tahun 2026 dibuka dengan langkah Presiden Prabowo Subianto memperkuat kekompakan para pejabat di Kabinet Merah Putih. Di tengah udara sejuk Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026), Presiden Prabowo menggelar Taklimat Awal Tahun bersama jajaran Menteri, Wakil Menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Badan Kabinet Merah Putih.
Melihat pertemuan ini, Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, menilai bahwa Taklimat ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah penegasan sikap politik: Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada belas kasihan negara lain.
Dalam pandangannya, fokus utama dalam arahan Presiden adalah 'Strategi Transformasi Bangsa'. Prabowo menekankan bahwa kemandirian mutlak diperlukan agar Indonesia tidak limbung diterjang konflik global yang kian memanas. Targetnya jelas, yakni swasembada pangan dan energi sebagai pondasi utama pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : Ikut Retret Kabinet di Hambalang, Purbaya Bisa Santai Karena Tak Jadi Pembicara
Kabar baiknya, per 31 Desember 2025, Indonesia resmi mencatatkan sejarah dengan mencapai swasembada beras. Data terbaru menunjukkan cadangan beras pemerintah menembus angka di atas 3 juta ton—stok tertinggi sepanjang sejarah republik.
Agung menegaskan, langkah Prabowo mengumpulkan kabinet di Hambalang merupakan langkah simbolis yang sangat kuat. Menurutnya, ini adalah cara Prabowo memastikan semua pembantunya berada di frekuensi yang sama.
"Secara internal, Taklimat ini adalah kunci soliditas dan sinkronisasi kerja. Prabowo ingin memastikan tidak ada ego sektoral dalam mengeksekusi Strategi Transformasi Bangsa. Sementara secara eksternal, ini pesan lugas ke publik bahwa pemerintah tidak main-main dalam bekerja," ujar Agung Baskoro.
Baca juga : Prabowo Gelar Retret Kabinet Di Hambalang, Para Menteri Mulai Berdatangan
Agung juga menyoroti ketegasan politik Prabowo dalam menghadapi dinamika internasional. Dengan swasembada pangan yang sudah di tangan, Indonesia memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat di mata dunia.
"Di bawah komando Prabowo, kita melihat gaya kepemimpinan yang berorientasi pada hasil (result-oriented). Keberhasilan swasembada beras ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia mulai mandiri dan kuat. Ini bukan cuma soal perut, tapi soal kedaulatan di tengah konflik global," tambah Agung.
Pemerintah meyakini bahwa dengan tercapainya swasembada pangan, momentum pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga. Stabilitas harga pangan domestik menjadi bantalan kuat untuk mengejar target ambisius Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Dari Tapsel, Prabowo Lanjut Ke Aceh Tamiang Cek Pembangunan Huntara
Menurut Agung, Prabowo secara tegas menginstruksikan para menterinya untuk terus tancap gas. Baginya, transformasi bangsa hanya bisa terwujud jika setiap lini pemerintahan berani mengambil inisiatif demi kemajuan Indonesia.
Langkah di Hambalang ini menjadi pengingat bahwa di tahun kedua kepemimpinannya, Prabowo Subianto tetap konsisten dengan gaya kepemimpinan yang disiplin dan patriotik. "Dengan lumbung pangan yang penuh, Indonesia kini menatap dunia dengan kepala tegak," pungkas Agung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya