Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pacu Pemulihan, Prabowo Minta Sekolah Hingga Puskesmas Segera Difungsikan
Kamis, 1 Januari 2026 22:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan pemulihan fasilitas publik pascabencana harus menjadi prioritas agar masyarakat segera kembali beraktivitas secara normal.
Penegasan tersebut disampaikan saat Presiden meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
Baca juga : Warga Tapsel Berlarian Sambut Prabowo yang Tahun Baruan di Lokasi Bencana
Prabowo meminta jajaran kementerian dan lembaga terkait memberi perhatian khusus pada pemulihan sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk sekolah, puskesmas, dan rumah sakit.
“Saya juga minta perhatian, kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, begitu juga puskesmas dan rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tegas Prabowo.
Terkait kebutuhan hunian, Presiden menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara terdapat sekitar 90.000 rumah rusak berat di tiga provinsi terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi dan validasi data agar penanganan rumah rusak berat, sedang, maupun ringan dapat dilakukan secara tepat sasaran tanpa ada warga yang terlewat.
Baca juga : Dijadwalkan Kembali ke Aceh, Prabowo Bakal Tahun Baruan di Lokasi Bencana
Prabowo secara khusus mengapresiasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) atas percepatan pembangunan hunian bagi para pengungsi.
“Saya terima kasih kepada Danantara. Membangun 600 hunian dalam waktu singkat adalah sebuah prestasi. Saya minta Danantara berkoordinasi erat dengan BNPB, gubernur, dan bupati agar tidak terjadi tumpang tindih. Semua sumber daya harus benar-benar bermanfaat, tidak mubazir, dan diarahkan sepenuhnya untuk membantu rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan penghargaan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur darurat, termasuk jembatan yang umumnya membutuhkan waktu hingga satu bulan, namun kali ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu 10 hari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya