RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mulai merealisasikan relokasi warga yang mendiami area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara.
Sebanyak 103 kepala keluarga (KK) atau 393 jiwa menjadi sasaran relokasi ke sejumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemprov DKI Jakarta.
Asisten Pemerintahan (Aspem) Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu mengatakan, dari total 103 KK tersebut, 73 KK telah menyatakan bersedia direlokasi secara sukarela. Relokasi dilakukan secara bertahap.
“Untuk tahap pertama kemarin sudah 27 Kepala Keluarga. Hari ini 46 KK direlokasi, mayoritas ke Rusunawa Pulo Gebang. Sisanya menyusul bertahap,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, warga tidak hanya direlokasi ke satu rusun saja. Pemkot memberikan kebebasan kepada warga untuk memilih lokasi rusun sesuai kebutuhan masing-masing.
Baca juga : Pemprov DKI Relokasi Ratusan Warga Dari TPU Kebon Nanas ke Rusun Pulogebang
“Selain ke Rusunawa Pulo Gebang, ada yang ke Rusun Jatinegara Kaum, Rusun Cipinang Muara, Rusun Cakung Barat (CBS), dan lainnya. Kami beri kesempatan warga memilih,” jelasnya.
Tidak seperti pada penertiban atau relokasi hunian yang kerap menuai penolakan, bahkan perlawanan. Relokasi warga TPU Kebon Nanas ini berjalan kondusif. Hal tersebut, Bambang bilang, proses relokasi dilakukan dengan pendekatan humanis dan sosial, bukan represif.
Pemerintah lebih mengedepankan dialog dan pemenuhan hak dasar warga. “Yang 73 KK ini memang sudah sadar bahwa tinggal di area TPU itu tidak layak. Maka pendekatannya sosial dan kemanusiaan,” kata Bambang.
Pemkot Jaktim, lanjutnya, juga menyiapkan berbagai bentuk bantuan untuk meringankan beban warga selama masa transisi. Mulai dari bebas sewa rusun selama enam bulan, bahkan gratis selamanya bagi warga lansia, hingga bantuan sosial lainnya.
“Kami fasilitasi kartu transportasi gratis, pemindahan sekolah anak tanpa biaya, pemberian KJP bagi yang belum punya, Kartu Jakarta Lansia, sembako untuk kebutuhan awal, serta uang tunai Rp 500 ribu per KK,” paparnya.
Baca juga : KY Rekomendasikan 3 Hakim Pengadil Tom Lembong Disanksi Nonpalu 6 Bulan
Untuk memastikan proses relokasi berjalan lancar, Bambang mengaku berkantor langsung di Kelurahan Cipinang Besar Selatan sejak 9 Januari. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat koordinasi lintas instansi dan pengambilan keputusan di lapangan.
“Saya berkantor langsung di lokasi agar koordinasi lebih cepat dan kondisi lapangan bisa langsung dipantau. Jadi kalau ada kendala, bisa segera ditangani,” ucap Bambang yang menyebut Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga Sekretaris Kota juga turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi.
Untuk 30 KK yang belum bersedia direlokasi, Pemkot Jaktim akan terus melakukan sosialisasi agar mereka mau pindah secara sukarela.
“Kami akan terus ajak dan lakukan pendekatan humanis dan sosial. Tapi kalau seluruh upaya sudah dilakukan dan tetap menolak, maka langkah penertiban terpaksa dilakukan,” tegas Bambang.
Meski begitu, Bambang menyebut sinyal positif mulai terlihat. Saat proses relokasi berjalan, sebagian dari 30 KK tersebut sudah mulai mendaftar untuk pindah ke rusun Sementara untuk penataan kawasan TPU Kebon Nanas, Pemkot Jaktim akan melakukan pembongkaran bangunan yang sudah kosong.
Baca juga : Penghuni Di Area Kuburan Bakal Direlokasi Ke Rusun
“Mulai besok, rumah-rumah yang sudah kosong karena penghuninya pindah ke rusun akan kami bongkar dan bersihkan,” ungkap Bambang.
Pemkot menargetkan seluruh proses relokasi dan penataan lahan rampung akhir bulan ini. Sehingga lahan tersebut sudah dapat digunakan sesuai peruntukannya. “Awal Februari kawasan sudah bersih dan siap dimanfaatkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, penataan lahan TPU ini sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pemakaman, dan Perda Nomor 8 Tahun 2027 tentang Ketertiban Umum, penataan ini untuk mengatasi krisis lahan pemakaman.
Di TPU Kebon Nanas, sekitar 3.700 meter persegi dihuni warga. Lahan seluas ini dapat dimanfaat menjadi sekitar 1.000 petak makam.
Pada Senin (12/1/2026) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan kunci Rumah Susun kepada warga relokasi TPU Kebon Nanas di Rusunawa Pulo Gebang. Acara dipimpin langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.