BREAKING NEWS
 

Uji Coba Satu Arah Di Jalan Salemba Kurangi Macet

Bajaj Merasa Jalan Lebih Lega, Ojol Masih Adaptasi

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 15 Januari 2026 06:25 WIB
Spanduk uji coba satu arah di tepi Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat. (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menekan kemacetan. Teranyar, Dinas Perhubungan (Dishub) tengah melakukan uji coba mengubah arus lalu lintas dari semula dua arah menjadi satu arah di Jalan Salemba Tengah. Sejauh ini, perubahan tersebut efektif mengurangi kepadatan lalu lintas.

Selasa Pagi (13/1/2026), arus lalu lintas di Jalan Salemba Tengah, Senen, Jakarta Pusat, tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah cone oranye berjajar rapi di tengah jalan, membatasi arah kendaraan. 

Di salah satu sisi jalan, sebuah spanduk besar terpasang mencolok, memberi peringatan kepada pengguna jalan. “Maaf, Perjalanan Anda Terganggu, Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah”, demikian tulisan pada spanduk tersebut.

Baca juga : Semenyo Menggila, MU Kian Merana

Dishub DKI mulai melaksanakan uji coba pengaturan lalu lintas dengan menerapkan sistem satu arah (SSA) atau one way di Jalan Salemba Tengah, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. 

Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak Selasa, 6 Januari 2026 hingga Selasa, 20 Januari 2026, sebagai upaya mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Uji coba ini mengubah Jalan Salemba Tengah yang sebelumnya memiliki dua arah lalu lintas, menjadi satu arah. 

Pantauan Rakyat Merdeka di lokasi menunjukkan, petugas Dishub DKI sibuk mengatur lalu lintas. Karena, tidak semua pengendara memahami aturan baru tersebut. Beberapa kendaraan terlihat melambat, berhenti sejenak, lalu berputar arah. 

Baca juga : Lolos Semifinal, Janice Menyala Di Ganda Putri

Bahkan, masih ada pengendara yang nekat melintas dari arah Percetakan Negara menuju Salemba Tengah, meski seharusnya ke Jalan Paseban Raya. 

Uji coba sistem satu arah ini, dilakukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Salemba, terutama pada jam sibuk. 

Sejumlah pengguna jalan memberikan tanggapan beragam terkait kebijakan ini. Genta (31), seorang sopir Bajaj yang biasa melintas di kawasan tersebut, mengaku setuju dengan penerapan sistem satu arah. 

Adsense

Baca juga : Kunjungi Papua, Gibran Cek Sekolah Hingga Borong Ikan

“Karena, mengurangi kemacetan. Tapi, terkadang masih ada yang melanggar aturan karena beberapa pengendara masih keluar melalui jalan Salemba Tengah, yang seharusnya melewati Jalan Paseban Raya,” ujar Genta. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense