Dark/Light Mode

Semenyo Menggila, MU Kian Merana

Kamis, 15 Januari 2026 06:20 WIB
Antoine Semenyo langsung gacor di City. (Foto: Dok. Mancity)
Antoine Semenyo langsung gacor di City. (Foto: Dok. Mancity)

RM.id  Rakyat Merdeka - Cetak gol di dua laga debut beruntun, Semenyo membenarkan nilai transfernya yang super mahal. Tolak MU, Semenyo tepat menyeberang ke City.

Pemain anyar Antoine Semenyo menggila usai membawa Manchester City mengalahkan Newcastle United 2-0 pada laga pertama Semifinal Piala Liga Inggris atau Carabao Cup di Stadion St James Park, Inggris, dini hari kemarin. 

Kemenangan itu membuka peluang City ke final kompetisi kasta ketiga Liga Inggris. 

Baca juga : Lolos Semifinal, Janice Menyala Di Ganda Putri

Bagi Semenyo, dia terus membenarkan transfer 65 juta Paun dari Bournemouth. Dia menjadi pemain City pertama sejak Emmanuel Adebayor pada 2009 yang mencetak gol di dua laga debutnya untuk klub. 

Tak salah, bila pemain yang dilupakan Inggris sehingga memilih memperkuat tim nasional Ghana ini menolak tawaran Manchester United (MU). Ya, Semenyo memilih menyeberang ke The Citizens yang terus melejit. 

Saat MU merana dan bahkan memecat manajer Ruben Amorim, sebaliknya City sudah berpikir bagaimana memenangkan Carabao Cup. Mereka juga masih bertahan di Piala FA, Liga Champions dan bersaing dengan Arsenal di Premier League. 

Baca juga : Kunjungi Papua, Gibran Cek Sekolah Hingga Borong Ikan

Sementara, MU sudah harus melupakan Piala FA, lebih dulu tersingkir di Carabao Cup, serta tidak diikutkan dalam persaingan di Premier League karena memang tak punya kemampuan menghadapi Arsenal dan City. Bahkan, si Setan Merah Devils masih sulit menang bila bertemu Liverpool, Chelsea ataupun Tottenham Hotspur. 

Dalam debut saat melawan Exeter di Piala FA, Semenyo yang langsung menjadi starter sudah bisa menyumbang gol. Begitu pula saat Manajer Pep Guardiola kembali memberi kesempatan menjadi pilihan pertama di laga pertama semifinal Carabao Cup, pemain sayap berusia 26 ini mampu membuka kemenangan untuk City. 

Semenyo sesungguhnya sudah bermain di kompetisi itu saat masih berseragam Bournemouth. Namun, FA mengubah aturan terkait status pemain bila pernah bermain di Piala Liga Inggris di klub lama sehingga bisa membela City. 

Baca juga : Pemulihan Pasca-Bencana, Sumbar Paling Duluan Normal

Sebaliknya, Newcastle yang merupakan juara bertahan harus bekerja keras untuk menyingkirkan City. Pasukan Eddie Howe harus menang dengan skor minimal 2-0 untuk membuka peluang mempertahankan gelar juara. 

Di laga itu, baik City maupun Newcastle sama-sama tak bisa menurunkan tim terbaik karena menghadapi problem cedera pemain. Hanya saja, kedua tim memiliki kedalaman skuad sehingga tetap bisa tampil dengan deretan pemain terbaik. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.