BREAKING NEWS
 

Pramono Akui Susah Bikin Jakarta Terbebas Dari Banjir

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 27 Januari 2026 17:50 WIB
Pengendara sepeda motor mengantre melawan arah saat mencoba menerobos banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Jakarta tidak mungkin sepenuhnya terbebas dari banjir karena kondisi tata ruang yang sudah sulit untuk diubah. 

"Walaupun secara tata ruang, Saudara-saudara sekalian, enggak mungkin Jakarta ini enggak ada genangan, enggak mungkin," kata Pramono di Kali Cakung Lama di wilayah Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). 

Baca juga : Pramono Laporkan ke Polisi Pencurian Kabel PJU di Jakarta Utara

Pramono menjelaskan bahwa persoalan banjir di Jakarta merupakan masalah struktural yang telah berlangsung lama dan tidak dapat diselesaikan secara instan. 

Adsense

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini fokus melakukan pengerukan sungai dan kali sebagai upaya pengendalian banjir. 

“Tetapi inilah salah satu solusi jangka menengah yang kami lakukan untuk mengatur banjir yang selama ini terjadi di Jakarta," katanya. 

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Selasa 27 Januari, Hadir di 5 Lokasi

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pengerukan dan normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di wilayah Jakarta Utara.

“Kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama ini dan mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2027 selesai. Panjangnya kurang lebih 8,5 kilometer dan volumenya sekitar 45.000 meter kubik,” ujar Pramono saat peninjauan di Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). 

Ia mengakui bahwa proyek tersebut membutuhkan alokasi anggaran yang besar hingga tahap penyelesaian. Meski demikian, Pramono menegaskan pengerjaan tidak boleh dilakukan secara bertahap.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense