RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pengerukan dan normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Jalan Lestari VII, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (27/1/2025).
Pantauan RM.id di lokasi menunjukkan genangan air berwarna cokelat keruh merendam jalan lingkungan dan rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari selutut hingga sepinggang orang dewasa. Aktivitas warga terganggu, sementara pengendara sepeda motor terpaksa melintas perlahan menembus genangan air.
Terlihat dua unit ekskavator yang tengah mengeruk sedimen lumpur di bantaran sungai dan sejumlah truk pengangkut untuk melakukan pengerukan lumpur serta pembersihan sampah yang menyumbat aliran Kali Cakung Lama.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang tiba sekitar pukul 08.55 WIB. Ia didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin serta anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng dan Agustina Hermanto.
Salah satu warga terdampak, Ibu Aisyah (75), mengaku rumahnya kerap terendam banjir dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengatakan kondisi banjir kali ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga : Rekrutan Anyar Eks Liga India Jadi Pembeda Permainan Persijap Jepara
“Banjir sudah sejak minggu pertama, banjir pertama tuh sedengkul naik lagi naik lagi, kemarin tuh sampe sepuser saya, terus ngungsi dapet 3 hari," katanya.
Ibu Aisyah menyebutkan, sebelumnya banjir di wilayahnya tidak terjadi sesering sekarang. Selain itu, air banjir juga membutuhkan waktu lama untuk surut.
“Berapa tahun yang lalu sih 5 tahun sekali banjirnya, kalo ini kayanya sebulan sekali banjir atau setahun sekali, surutnya juga lama, gabisa langsung surut gitu, sore udah surut terus malemnya masuk lagi," tegas Aisyah.
Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di wilayah Jakarta Utara.
“Kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama ini dan mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2027 selesai. Panjangnya kurang lebih 8,5 kilometer dan volumenya sekitar 45.000 meter kubik,” ujar Pramono saat peninjauan di Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).
Baca juga : Perluas Aksi Daur Ulang, AQUVIVA Hadirkan RVM Plasticpay di Jaringan Alfamart
Ia mengakui bahwa proyek tersebut membutuhkan alokasi anggaran yang besar hingga tahap penyelesaian. Meski demikian, Pramono menegaskan pengerjaan tidak boleh dilakukan secara bertahap.
"Sampai dengan penyelesaian akhir tahun 2027, tentunya alokasi biaya dan sebagainya cukup besar. Nanti angkanya saya belum bisa sebutkan, tetapi secara prinsip saya sudah memutuskan ini enggak boleh kerjanya sepotong-sepotong," terang Pramono.
Menurut Pramono, penyelesaian normalisasi Kali Cakung Lama diharapkan mampu mengurangi dampak banjir di sejumlah wilayah yang selama ini terdampak, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, dan Semper Barat.
Sementara itu, Ika Agustin menyebut pengerukan Kali Cakung Lama dilakukan dengan mengerahkan sembilan unit excavator amfibi dan dua unit long excavator. Pekerjaan dilakukan setiap hari kerja.
“Dari jam 08.00 pagi sampai jam 16.00 sore, Senin sampai Jumat,” ujar Ika.
Baca juga : Semua Wilayah Bencana Sudah Terakses, Stok Pangan Mencukupi
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kegiatan pengerukan di Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1) sebagai bagian dari upaya preventif Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi risiko banjir, khususnya di wilayah barat Jakarta.
“Kenapa di tempat ini? Saya ingin sekali lagi mengecek kesiapan dari Dinas Sumber Daya Air untuk melakukan pengerukan," ujar Pramono.
Pramono Anung memastikan Pemprov DKI Jakarta bakal terus melakukan pengerukan sungai untuk menangani banjir.
“Untuk kali di Jakarta saya sudah perintahkan Dinas Sumber Daya Air untuk dilakukan pengerukan itu dari, terus-menerus. Karena kita punya 200 ekskavator dan seterusnya. Sehingga dengan pertanyaan tadi kapan, secara menerus akan dilakukan," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.