Sebelumnya
Tak lupa Khoirudin mengapresiasi sejumlah perbaikan yang telah dilakukan, antara lain penggunaan truk sampah tertutup, agar tidak menimbulkan ceceran air lindi di jalan.
Selain itu, operasional kendaraan pengangkut juga diperketat. Truk sampah wajib dicuci setelah beroperasi, agar tidak menimbulkan bau saat melintas di jalan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan, RDF Plant Rorotan dapat mengolah 1.000 ton sampah per hari, untuk mengurangi pengiriman sampah ke TPST Bantargebang.
“Mudah-mudahan commissioning (uji coba) segera selesai, sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal,” harap Pram di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Baca juga : Kapten Valverde Benamkan City
Menurut Pram, meskipun target awal fasilitas tersebut sempat dirancang dengan kapasitas lebih besar, Pemprov DKI kini memfokuskan target realistis, sekitar 1.000 ton sampah per hari. “Itu akan mengurangi sampah secara signifikan, mungkin sekitar 1.000-1.500 ton,” ujarnya.
Selain pembangunan fasilitas pengolahan sampah, Pemprov DKI juga akan mulai menerapkan sistem pemilahan sampah secara lebih serius.
Kebijakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Pemerintah DKI Jakarta sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup. Kami akan melakukan pemisahan,” kata Pram.
Sekilas Teknologi RDF
Baca juga : BNP Paribas Open, Djokovic Ngos-ngosan Hadapi Petenis Muda
RDF Plant Rorotan mulai dibangun Pemprov DKI pada Mei 2024, sebelum Pramono Anung menjadi Gubernur DKI Jakarta.
RDF Plant Rorotan adalah fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Jika dideskripsikan secara sederhana, teknologi RDF digunakan untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan, dengan cara mengubah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif.
Sampah residu adalah sampah yang tidak lagi dapat didaur ulang melalui proses pemilahan, pencacahan, hingga pengeringan. Tapi, masih dapat diolah melalui teknologi RDF.
Baca juga : Lindungi Rakyat dari Berbagai Tantangan, Prabowo Minta Doa dan Dukungan Ulama
Hasil pengolahan tersebut, antara lain berupa RDF, yaitu bahan bakar substitusi batu bara yang dapat dimanfaatkan oleh industri, terutama pabrik semen.
Namun, hingga pertengahan Maret 2026, RDF Plant Rorotan tak kunjung diresmikan. Melainkan, masih dalam tahap uji coba (commisioning). [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.