BREAKING NEWS
 

Harga Pangan Meroket Jelang Idulfitri, Pramono Pastikan Stok di Jakarta Aman

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 17 Maret 2026 14:11 WIB
Calon pembeli memilih cabe yang dijual pedagang di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (7/3/2026). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui adanya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang Idulfitri. Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa stok kebutuhan pokok di Ibu Kota tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

“Saya ingin menyampaikan bahwa Jakarta di dalam menyambut Idulfitri ini semua kebutuhan termasuk energi, LPG dan sebagainya terpenuhi dengan baik. Bahkan cadangannya masih cukup dan ada kenaikan sedikit sekali," kata Pramono saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). 

Adsense

Baca juga : Harga Pangan Diprediksi Melonjak Jelang Idul Fitri, Ini Saran IKAPPI

Pramono menjelaskan, kenaikan harga yang terjadi tergolong ringan dan masih dalam batas wajar. Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga di antaranya cabai keriting, beras, dan daging. 

"Termasuk yang menyebabkan kenaikan itu tetap yang seperti saya sampaikan adalah cabai keriting, kemudian beras mengalami kenaikan 1, 2, 3 persen, dan daging," jelasnya. 

Baca juga : Timur Tengah Memanas, Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Aman

Ia menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan harga di pasaran agar tetap terkendali hingga setelah Lebaran.

"Tapi secara keseluruhan stok di Jakarta aman sehingga Jakarta sama sekali dalam hal persoalan harga ini termonitor dengan baik dan kami akan memonitor sampai dengan sesudah lebaran," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense