BREAKING NEWS
 

Kalangan Dewan Usul Ke Pemprov DKI

Sanksi Tegas Pembuat Laporan Palsu Pakai AI

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Jumat, 10 April 2026 06:25 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu. (Foto: Instagram/kevinwu.id)

 Sebelumnya 
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan penggunaan foto Al dalam merespons aduan masyarakat di aplikasi JAKI. 

Gubernur DKI Pramono Anung meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat. “Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa, apakah itu Lurah-nya, maupun Kasudin-nya,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026). 

Kasus ini mencuat setelah warga mengaku menerima balasan laporan, berupa foto yang diduga merupakan hasil rekayasa AI, bukan kondisi nyata di lapangan. 

“Siapa pun yang salah harus diberikan hukuman. Tidak boleh terulang kembali. Bagi Pemerintah Jakarta, transparansi hal yang penting,” kata Pram. 

Baca juga : Atletico Bungkam Barca

Sebagai langkah awal, Gubernur memerintahkan Inspektorat DKI menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas dugaan manipulasi tersebut. 

Pemeriksaan akan mencakup Lurah di wilayah Kalisari hingga Kepala Suku Dinas (Kasudin) terkait untuk memastikan, apakah terjadi pelanggaran prosedur dalam penanganan aduan warga. 

“Lebih baik misalnya, belum selesai ya belum selesai saja, ketimbang pakai foto AI yang notabene membohongi,” kata mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini. 

Sebelumnya, unggahan terkait aduan warga di aplikasi JAKI yang hasilnya ditindaklanjuti dengan foto AI, viral di media sosial. Laporan tersebut terkait parkir liar di sebuah perumahan, Jakarta Timur. 

Baca juga : Bersinar Di Superbike, Tak Dilirik Di MotoGP

Foto yang dilaporkan, memperlihatkan sejumlah mobil parkir di tepi jalan. Kemudian, ada seorang petugas berbaju oranye berdiri di lokasi. 

Sebagai latar belakang, unggahan akun media sosial @seinsh pada Sabtu (4/4/2026) malam, viral. Warga itu mengeluhkan penanganan parkir liar di Jakarta yang tak kunjung tuntas, meski sudah dilaporkan melalui jalur resmi. 

Dalam unggahannya, dia mengaku sudah menegur pelaku di lapangan hingga melapor ke Kelurahan. Namun, hasilnya nihil. Dia kemudian melapor lewat aplikasi JAKI. 

Alih-alih mendapat penertiban, dia menerima bukti tindak lanjut yang diduga merupakan foto hasil rekayasa AI. 

Baca juga : Spanyol Kutuk Serangan Brutal Israel Di Lebanon

Tak terima, dia mempertanyakan prosedur penanganan laporan itu kepada Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Yustinus Prastowo, dan menandai Gubernur DKI Pramono Anung untuk meminta penjelasan. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense