RM.id Rakyat Merdeka - Ratusan pedagang tetap berjualan di Pasar Taman Puring, meski kondisinya tidak layak pasca kebakaran, satu tahun lalu. Mereka berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulihkan kondisi bangunan pasar, bukan mengubahnya menjadi taman.
Deretan tenda biru berdiri di atas lahan penuh puing dan reruntuhan bangunan bekas kebakaran Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2026).
Namun, aktivitas perdagangan masih berlangsung seperti biasa. Para pedagang bertahan di kios-kios darurat, sambil menunggu Pemprov DKI membangun kembali pasar ini.
Baca juga : Singapore Open 2026, Fajar/Fikri Lolos Semifinal
Hampir setahun setelah kebakaran melanda pasar tersebut, para pedagang masih menggantungkan hidup dari lapak sementara yang menggunakan terpal dan tenda darurat.
Meskipun kondisi pasar belum pulih sepenuhnya, para pedagang tetap berjualan demi menafkahi keluarga mereka, sekaligus mempertahankan pelanggan yang selama ini mengenal Pasar Taman Puring, terutama sebagai pusat belanja sepatu.
Darman (58), pemilik warung di lokasi sementara Pasar Taman Puring, mengatakan bahwa para pedagang masih menunggu realisasi janji Pemprov DKI terkait pembangunan kembali pasar tersebut.
Baca juga : Nikita Willy, Pakai Hijab Tetap Glowing
“Mudah-mudahan dibangun kembali menjadi pasar, bukan taman. Pemprov DKI berjanji mau membangun kembali. Tapi, saya tidak tahu bagaimana tindak lanjut janji itu sekarang,” kata Darman lirih saat ngobrol dengan reporter Rakyat Merdeka, Jumat (29/5/2026).
Pada siang yang terik itu, dia mengatakan, para pedagang belum memperoleh informasi yang jelas mengenai rencana alih fungsi Pasar Taman Puring yang disebut-sebut akan dijadikan taman difabel. “Dengar-dengar akan dijadikan taman,” katanya.
Namun, ia berharap, Pemprov DKI tetap mempertahankan bekas lokasi kebakaran ini, sebagai pusat perdagangan yang selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan banyak orang.
Baca juga : PSG Vs Arsenal, Les Parisiens Favorit!
Di tengah ketidakpastian, aktivitas perdagangan masih berlangsung. Para pedagang tetap membuka lapak, meskipun dengan fasilitas sangat terbatas di lingkungan yang dipenuhi puing bekas bangunan terbakar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.