Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto sudah menjadi sahabat alias bestie-nya Presiden Prancis Emmanuel Macron. Prabowo sudah empat kali ke Prancis untuk bertemu Macron.
Kunjungan pertama Prabowo ke Prancis pada 14 Juli 2025, saat masih menjabat Menteri Pertahanan dan berstatus Presiden terpilih. Saat itu, Prabowo menghadiri Bastille Day, peringatan hari lahirnya Prancis. Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan.
Kunjungan kedua pada 23 Januari 2026. Saat itu, Prabowo dan Macron bertemu untuk membahas penguatan hubungan bilateral. Prabowo disambut istimewa dengan dijamu makan malam oleh Macron di Istana Élysée.
Kunjungan ketiga berlangsung pada 14 April 2026. Prabowo sambut di Istana Élysée. Keduanya melakukan pertemuan empat mata, membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas dan bertukar pandangan mengenai dinamika global yang tengah berkembang.
Pertemuan keempat berlangsung saat ini. Prabowo sudah ada di Prancis sejak Selasa (26/5/2026). Prabowo diagendakan bertemu Macron untuk membahas kerja sama strategis lintas sektor. Mulai dari energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi jangka panjang.
Baca juga : 1 Dolar Masih Rp 17.800, Obat Kuat Rupiah Belum Mujarab
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan, kunjungan ini merupakan undangan dari Macron. “Ini undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” terang Sugiono.
Menurut Sugiono, Macron menyampaikan undangan langsung kepada Prabowo dalam pertemuan sebelumnya. "Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini. Karena sudah diajukan kembali, Presiden memenuhi undangan itu dan hadir di Paris,” ungkapnya.
Selain itu, kata Sugiono, kunjungan Prabowo kali ini merupakan balasan atas kedatangan Macron ke Indonesia sebelumnya. "Sebagai kunjungan balasan kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," ucap Sekjen Partai Gerindra itu.
Persahabatan Prabowo-Macron telah menguatkan hubungan diplomatik negara. Saat bertemu di Jakarta 27 Mei 2025, Macron dan Prabowo menyepakati 21 dokumen kerja sama strategis yang mencakup berbagai sektor. Kunjungan Macron kala itu ditutup dengan agenda bersama di Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan, Indonesia-Prancis memiliki banyak kerja sama super strategis. “State visit ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” ucapnya, dalam unggahan di Instagram @sekretariat.kabinet, dilihat Kamis (28/5/2026).
Baca juga : Tak Masuk Akal, Fundamental Kuat Tapi Rupiah Loyo
Menurut Teddy, Indonesia dan Prancis memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global. Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia. "Sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara menuju kawasan Eropa," sambung Teddy.
Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong ikut memberi keterangan. Dia menjelaskan, kunjungan Prabowo ke Prancis merupakan agenda kenegaraan, bukan perjalanan pribadi.
"Agenda kenegaraan seperti ini disusun melalui komunikasi diplomatik antarnegara yang panjang dan terukur,” terang Bahtra.
Bahtra menyebut, Prancis merupakan salah satu mitra penting Indonesia di berbagai sektor. Khususnya pertahanan, investasi, teknologi, energi, dan industri strategis. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, menurut Bahtra, diplomasi aktif seperti yang dilakukan Prabowo dibutuhkan untuk memperkuat kepentingan nasional.
Pakar Hubungan Internasional dari Universitas Paramadina Mohammad Riza Widyarsa menilai, seringnya Prabowo bertemu Macron tidak lepas dari semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara. Prabowo melanjutkan langkah serupa yang sudah dilakukan Presiden ke-7 RI Jokowi.
Baca juga : Sukses Turunkan Konsumsi BBM, WFH Hari Jumat Dilanjut 2 Bulan
"Indonesia sedang mempunyai kemitraan strategis dengan Prancis. Sebenarnya kemitraan strategis ini menjadi intens sejak masa Jokowi,” terang Riza.
Riza menjelaskan, eratnya hubungan Prabowo dengan Prancis sudah terjadi sejak menjabat Menteri Pertahanan dan dilanjutkan hingga kini. Salah satu fokus utama hubungan Indonesia-Prancis adalah peningkatan kerja sama dagang dan pertahanan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya