BREAKING NEWS
 

Integrasikan CCTV Dengan Command Center

Dinas SDA Pantau Titik Banjir Secara Real-time

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 20 Juni 2026 06:25 WIB
Ilustrasi banjir Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)

 Sebelumnya 
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. 

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina dalam Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (11/6/2026). 

Menurut Wa Ode, pelaksanaan belanja infrastruktur harus tepat sasaran, terutama di titik-titik rawan genangan yang berdampak langsung terhadap masyarakat. 

Baca juga : Jerman Vs Pantai Gading, Laga Taktis Layak Permainan Catur

Karena itu, Fraksi PDIP mendorong langkah konkret, mulai dari pembangunan drainase, pengerukan kali, penambahan embung, hingga pemenuhan target 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

“Penegakan aturan pemanfaatan ruang juga harus diperhatikan, agar kawasan resapan dan zona hijau tidak terus tergerus alih fungsi lahan. Mohon tanggapan,” ujar Wa Ode. 

Hal serupa juga disuarakan masyarakat melalui media sosial, seperti di sampaikan akun @ cica_indra_83 di Instagram. Dia menyampaikan: Kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, mohon perhatian terhadap kondisi kawasan rawa di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang belakangan banyak mengalami pengurukan. 

Baca juga : Amanda Manopo, Bersyukur Mertua Bantu Urus Bayi

Padahal, keberadaan lahan rawa memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air untuk mengurangi risiko genangan maupun banjir saat musim hujan. 

Kami khawatir, apabila kawasan resapan terus berkurang akibat alih fungsi lahan, daya tampung air di wilayah tersebut akan semakin menurun dan berpotensi memperparah banjir di kawasan sekitarnya. 

Selain persoalan pengurukan, di sekitar lokasi juga terdapat tumpukan sampah yang semakin menambah kesan kumuh dan berpotensi menghambat fungsi drainase. 

Baca juga : Jude Bellingham, Pendobrak Benteng Pertahanan Kroasia

Permasalahan ini telah banyak mendapat perhatian masyarakat, dan kerap menjadi sorotan di media sosial. Karena itu, kami berharap Dinas SDA segera melakukan pengecekan di lapangan, menindak tegas apabila menemukan pelanggaran pemanfaatan lahan, serta melakukan penanganan terhadap persoalan sampah di kawasan tersebut. 

Kami berharap, kawasan rawa di Penjaringan dapat tetap dipertahankan sesuai fungsinya sebagai area resapan air dan dikelola dengan baik, demi menjaga keseimbangan lingkungan, serta mengurangi risiko banjir. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense