BREAKING NEWS
 

Pramono Klaim Warga Setuju Tarif TransJakarta Blok M-Soetta Dipatok Rp 15 Ribu

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 1 Agustus 2026 16:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan tarif layanan bus Transjakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 15.000. Tarif baru tersebut akan mulai diberlakukan pada 1 September 2026 setelah melalui proses evaluasi, menerima berbagai masukan, serta mempertimbangkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap layanan TransJabodetabek. 

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

"Yang pertama saya ingin menjawab mengenai TransJabodetabek dari Blok M ke terminal dan ke Bandara. Setelah mendapatkan masukan dan juga kerja sama dengan berbagai lembaga, tingkat kepuasan publik untuk bus TransJabodetabek ini lebih dari 97%," kata Pramono. 

Lebih lanjut, Pramono mengatakan pemerintah juga meminta masukan dari masyarakat mengenai besaran tarif yang dinilai wajar. Dari hasil tersebut, mayoritas responden menganggap tarif Rp 15.000 merupakan angka yang tepat untuk layanan transportasi menuju Bandara Soekarno-Hatta. 

Baca juga : Dimas P. Wardhana: Jangan Sampai Buruh Dibebani Berkali-kali

"Dan ketika kami menanyakan kira-kira berapa yang angka yang wajar untuk penyesuaian harga, karena nggak mungkin harganya terlalu murah Rp 3.500, hampir sebagian besar menyampaikan angka yang sekarang kita putuskan yaitu Rp 15.000," jelas Pramono. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menilai besaran tarif tersebut tetap kompetitif jika dibandingkan dengan moda transportasi lain yang melayani perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta. 

"Dan itu mulai berlaku tanggal 1 September. Dan itu pun kalau dibandingkan dengan transportasi yang lain masih jauh lebih murah," katanya. 

Adsense

Pemerintah berharap keberadaan layanan Transjakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta semakin mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta dan kawasan penyangga. 

Baca juga : Chiko Hakim: Pemprov Masih Melakukan Kajian

"Sehingga dengan demikian kami meyakini masyarakat pasti bisa menerima itu," imbuhnya. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, besaran tarif ditetapkan setelah pemerintah menerima masukan dari berbagai pihak, mulai dari PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Pusat Riset Transportasi dan Logistik Universitas Indonesia (Polar UI), Litbang Kompas, akademisi, masyarakat, hingga Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Budi menegaskan, tarif Rp 15.000 bukan merupakan kenaikan, melainkan penetapan tarif resmi setelah layanan selesai menjalani masa uji coba.

“Ini bukan kenaikan. Sebelumnya layanan masih dalam masa uji coba. Jadi ini merupakan tarif penetapan dalam rangka perlindungan sosial,” ujar Budi di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Baca juga : Bus Transjakarta Goceng, Transjabodetabek Ceban

Lebih lanjut, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza mengatakan, layanan TransBandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta telah beroperasi sejak 12 Maret 2026 dengan skema tarif uji coba.

“Sebelum-sebelumnya itu tarifnya masih namanya tarif uji coba. Jadi bukan kenaikan sebenarnya hari ini, tapi penetapan. Ya, jadi penetapan tarif untuk layanan Blok M ke Soekarno-Hatta,” ujar Welfizon.

Sejak mulai beroperasi, layanan tersebut melayani lebih dari 55 ribu pelanggan setiap bulan atau sekitar 1.800 hingga 1.900 penumpang per hari. Untuk mendukung operasional, TransJakarta mengerahkan 13 armada dengan headway sekitar 20 menit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense