Dark/Light Mode

Subsidi Bengkak, Pramono Bakal Naikkan Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta

Jumat, 5 Juni 2026 10:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif pada sejumlah rute layanan Transjabodetabek dalam waktu dekat. Salah satu rute yang menjadi perhatian adalah layanan Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengatakan keputusan mengenai penyesuaian tarif tersebut akan segera ditetapkan dalam bulan ini. 

"Untuk tarif TJ Blok M, Transjabodetabek bukan kalau itu bukan TJ tapi Transjabodetabek, segera akan kami putuskan," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026). 

Baca juga : Wapres Gibran Apresiasi Pramono Gratiskan Transportasi Untuk 15 Golongan

Pramono menjelaskan bahwa salah satu alasan utama dilakukannya evaluasi tarif adalah tingginya subsidi yang diberikan pemerintah pada sejumlah rute. 

"Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar," jelas Pramono. 

Meski telah mengonfirmasi adanya rencana penyesuaian tarif, Pemprov DKI Jakarta hingga saat ini belum mengumumkan besaran tarif baru yang akan diberlakukan pada rute-rute tersebut. 

Baca juga : Pramono Evaluasi Tarif Rute Transjabodetabek ke Bandara Soekarno-Hatta

"Segera akan kami putuskan," katanya. 

Kendati demikian, Pramono belum merinci rute mana saja yang akan dilakukan penyesuaian tarif tersebut.

Sebelumnya, pada 12 Maret 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Baca juga : Tarif Rp 3500, Ini Titik PemberhentianTransjabodetabek Blok M–Soekarno-Hatta

Pramono juga menargetkan penyesuaian tarif dilakukan dalam dalam tiga bulan sejak rute tersebut diresmikan.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI berencana membahas tarif rute tersebut ke depannya dengan kisaran Rp10.000 atau Rp15.000. Namun, Pramono akan memutuskan tarifnya setelah rute tersebut beroperasi selama tiga bulan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.