BREAKING NEWS
 

Dipuji Prabowo, Pramono Serahkan Penilaian Ke Publik

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 18 September 2026 07:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Dwi Pambudo/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam memimpin Ibu Kota. Menanggapi pujian tersebut, Pramono nggak besar kepala. Politisi senior PDIP itu menyerahkan penilaian atas kinerjanya kepada publik.

"Kalau dipuji, itu nanti biar publik yang menilai," kata Pramono saat dijumpai di Gedung PMI Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Pujian tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

"Saya harus akui kalau ada gubernur hebat, saya akui walaupun bukan dari partai saya," kata Prabowo dalam pidatonya.

Baca juga : Pak Dadan Timses, Saya Yang Serahkan Ke Kejaksaan

Prabowo juga menyinggung perbedaan politik dirinya dengan Pramono. Menurutnya, meski keduanya berasal dari partai politik berbeda dan pernah bersaing dalam kontestasi politik, perbedaan tersebut tidak menghalangi keduanya untuk bekerja sama membangun bangsa.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menilai, apresiasi Prabowo terhadap kinerja Pramono merupakan hal yang wajar. Menurut dia, Pramono memilih bekerja dalam diam dengan perencanaan yang terukur.

Adsense

“Didukung oleh tim teknokrat yang menerjemahkan ide-ide pembangunan untuk diimplementasikan menjadi program-program pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat Ibu Kota Jakarta," papar Andreas kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Andreas mengatakan, sejumlah hasil kerja Pramono mulai dirasakan masyarakat Jakarta, antara lain dalam pengembangan transportasi umum dan penanganan kemacetan. Karena itu, ia menilai apresiasi Prabowo terhadap Pramono merupakan hal yang selayaknya diberikan.

Baca juga : Hari Ini, Febrie Dilimpahkan Kejagung Ke Kejari Jaksel

"Tidak salah dan sudah selayaknya Presiden Prabowo pun memberi apresiasi kepada Pramono Anung," ujarnya.

Sementara, Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menegaskan, partainya terbuka bekerja sama dengan partai politik mana pun untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. "Bahkan dengan PDIP sekali pun," kata Sugiat kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Sugiat juga meminta, momen kebersamaan Prabowo dan Pramono saat peresmian LRT tidak ditafsirkan sebagai ancang-ancang untuk agenda politik menuju Pilpres 2029. Menurutnya, keduanya hadir dalam kapasitas sebagai Presiden dan Gubernur DKI Jakarta dalam kegiatan resmi pemerintahan.

"Jadi, tidak bisa ditafsirkan bahwa ada agenda politik di pertemuan tersebut," cetusnya.

Baca juga : Golkar Pun Pasrahkan Nasib Menterinya Kepada Presiden

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah melihat, hubungan baik antara Prabowo dan PDIP membuka kemungkinan kerja sama politik pada Pilpres 2029. Menurut Dedi, sejauh ini tidak terlihat pertentangan terbuka antara PDIP dengan Gerindra maupun Prabowo.

Hubungan yang relatif harmonis antara pemerintah dan parlemen, kata dia, menjadi salah satu penanda adanya komunikasi politik yang baik antara Prabowo dan PDIP. "Jika koalisi Gerindra-PDI Perjuangan terjalin, tentu dapat membuka peluang kerja sama politik yang lebih besar," pungkas Dedi. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense