RM.id Rakyat Merdeka -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan pembentukan posko bersama guna mencegah aksi tawuran antarkelompok pemuda di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, yang kembali marak hingga berujung pada aksi pembakaran warung. Langkah ini disepakati oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama jajaran TNI, kepolisian, dan tokoh pemuda setempat.
Aksi bentrokan tersebut dipicu oleh aksi saling provokasi antarwarga yang memanfaatkan petasan. Menanggapi eskalasi di lapangan, jajaran aparat gabungan bersama pemerintah daerah langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan situasi.
Baca juga : Pemprov DKI Siagakan Faskes Berobat Korban Asap Karhutla Bebas KTP
"Untuk tawuran, kebetulan begitu tawuran terjadi, memang ini saling memprovokasi dua kelompok pemuda kemudian bakar-bakar petasan dan sebagainya sehingga kemudian terjadi tawuran. Baik Kapolres, Dandim, Wali Kota langsung turun ke lapangan dan saya berkoordinasi dengan Wali Kota," ujar Pramono Anung saat ditemui di Embung Batu Bangkong, Jakarta Timur.
Pramono mengungkapkan, enam orang terduga pelaku provokasi dan bentrokan telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Pemprov DKI sebenarnya telah berupaya meredam potensi konflik dengan membangun fasilitas olahraga publik dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) sesuai aspirasi warga, namun aksi gesekan pemuda masih berulang.
Baca juga : Warga Menanti Kepastian Status Sertipikat Tanah
"Kemarin baik dari kepolisian, dari TNI, dari pemerintah daerah DKI Jakarta akhirnya bersepakat bersama para pemuda yang ada untuk mendirikan posko bersama. Dan saya menyetujui untuk itu dan mudah-mudahan ini sebagai antisipasi untuk menahan tawuran yang ada di tempat itu," tegas Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.