Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Siagakan Faskes Berobat Korban Asap Karhutla Bebas KTP
Selasa, 20 Oktober 2026 09:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh masyarakat yang terdampak gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat mengakses layanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI. Kebijakan kesiapsiagaan ini berlaku secara menyeluruh tanpa membatasi domisili maupun kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.
Guna mengantisipasi dampak paparan asap, Pemprov DKI telah menyiagakan puluhan rumah sakit dan ratusan puskesmas di berbagai wilayah Jakarta untuk menerima pasien dengan gejala terkait gangguan pernapasan.
Baca juga : Warga Menanti Kepastian Status Sertipikat Tanah
"Saya sudah memerintahkan semua rumah sakit yang ada, 31 untuk yang dimiliki oleh Pemda DKI, 44 Puskesmas, 292 Pembantu Puskesmas, sekarang ini semuanya sudah disiagakan untuk siapa pun. Bukan hanya KTP Jakarta, tapi siapa pun yang menggunakan Puskesmas ataupun Pembantu Puskesmas atau rumah sakit itu dipersilakan selama yang bersangkutan terindikasi, terkena hal yang berkaitan dengan asap," ujar Pramono Anung di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
Meski prosedur pelayanan kesehatan sudah berjalan di lapangan, Pramono mengaku masih menunggu laporan resmi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait data pasti jumlah warga yang telah memanfaatkan layanan pengobatan tersebut.
Baca juga : Transportasi Umum Jakarta Tembus Posisi 15 Dunia, Peringkat Kedua di ASEAN
Sebagai langkah antisipasi pendukung, Pemprov DKI Jakarta juga menggiatkan tindakan mitigasi kualitas udara. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah mengaktifkan penyemprotan water mist menggunakan 179 perangkat yang tersebar di 145 gedung di berbagai titik Jakarta untuk menekan sebaran sisa asap karhutla.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya