RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, perayaan hari raya kurban tahun ini bisa tetap berlangsung penuh makna meski berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Anies mengakui, Ada yang beda dari perayaan Idul Adha 1441 Hijriyah kali ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, perayaan hari besar umat Islam diselenggarakan di tengah-tengah wabah pandemi Covid-19.
Oleh karenanya, momen itu nantinya harus diselenggarakan dengan menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Baca juga : Petani Binaan Perta Arun Gas Kembali Panen Raya Buah Naga
"Sambil tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 demi kesehatan dan keamanan bersama," ujar Anies melalui akun resmi Pemprov DKI Jakarta, Minggu (26/7).
Anies memaparkan protokol kesehatan pemotongan hewan kurban. Pertama hanya dihadiri oleh panitia kurban yang dibatasi jumlahnya.
Sebisa mungkin kata dia, jangan sampai ada kerumunan apalagi sampai menimbulkan kepadatan. Kedua, masyarakat yang membeli hewan kurban, jangan menghadiri langsung ke lokasi pemotongan.
Baca juga : Gus Menteri Pengen Kementerian Desa Dijauhkan Dari Musibah Korupsi
"Kita percayakan panitia untuk memotong hewan hingga pendistribusiannya. Insyaallah mereka amanah," katanya.
Anies juga mengimbau, warga Jakarta memanfaatkan teknologi digital di dalam jual beli hewan kurban. Ketiga, jaga kelompok masyarakat yang berisiko tinggi tertular. Seperti anak-anak, orang tua, dan yang memiliki penyakit bawaan.
Keempat, bagi panitia penyembelihan hewan kurban, daging kurban hendaknya didistribusikan secara langsung kepada para mustahik (penerima hewan kurban).
Baca juga : Kementan Atur Pelaksanaan Kurban Di Tengah Pandemi
"Sejak tahun lalu, kami Pemprov DKI Jakarta mengolah daging kurban untuk menjadi makanan siap saji. Supaya lebih awet dan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk masak," kata Anies.
"Insya Allah Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 membawa keberkahan untuk semua," pungkas Anies. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.