Sebelumnya
Pengungsi 1.333 Orang
Warga Jakarta yang telah mengungsi akibat banjir pada Oktober 2020 tercatat sebanyak 1.333 orang. ‘’Kelurahan Ciganjur menjadi penyumbang jumlah pengungsi paling banyak dengan total 1.200 orang,’’ ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Insaf.
Baca juga : Wuih Serem, 67 Calon Ternyata Positif Corona
Angka pengungsian di Ciganjur tinggi, lanjut Insaf, sebab di lokasi itu juga terjadi bencana tanah longsor yang menewaskan satu orang warga. Seluruh pengungsi di Ciganjur ditempatkan di tiga lokasi, yakni Sekolah Citra Alam, Pendopo, Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) An Nur.
Sisa pengungsian lain tersebar sejumlah daerah. Antara lain di Kelurahan Rambutan (Jakarta Timur) sebanyak 64 jiwa. Mereka mengungsi di Aula Kelurahan Rambutan, Masjid Nurul Hikmah, dan Musala Al Muhasabah.
Baca juga : Doni Siapkan Skenario Pengungsian Ala Covid
Di Kelurahan Cilandak Timur, 39 orang. Mereka mengungsi di Musala At Takwa dan Musala Al Mamuriah. Kemudian,di Kelurahan Pondok Pinang, sebanyak 30 orang. Mereka mengungsi di Musala Al Ikhlas. Insaf menilai, banjir di Jakarta kali ini hanya disebabkan oleh hujan deras. Air kiriman dari wilayah Bogor tidak menjadi faktor. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.