BREAKING NEWS
 

Banjir Zaman Ahok Vs Banjir Zaman Anies, Emang Parahan Mana?

Reporter : SHAHIH QARDHAVI
Editor : UJANG SUNDA
Rabu, 24 Februari 2021 07:57 WIB
Warga berusaha mengevakuasi mobil saat banjir yang melanda Jakarta, Sabtu (20/2). (Foto: Tedy O Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Giring juga menyebut, pihaknya tak melihat upaya Anies mengeruk sungai atau antisipasi lainnya sebelum banjir datang. "Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua," lanjutnya.

Namun, banyak juga pihak yang membela Anies. Salah satunya Ketua DPP PAN Sigit Purnomo Syamsuddin alias Pasha Ungu. Secara khusus, dia membalas komentar Giring. Menurutnya, kritik Giring ke Anies terlalu naif dan kerdil.

Baca juga : Anies: Banyak Orang Baik Kasih Bantuan Tanpa Foto-foto

"Saudaraku bro @giring yang terhormat. Saya izin komen di laman Pak Plt. Ketum PSI. Judgement Bro Ketum terkait kapabilitas Pak Gubernur @aniesbaswedan yang Bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta, saya kira terlalu naif dan kerdil. Mengelola Jakarta tidak semudah Bro mengkritik di medsos," tulis Pasha, dalam kolom komentar.

Pasha menyebut Giring tidak punya kapasitas untuk menilai kapabilitas Anies sebagai kepala daerah. Ia lantas menanyakan pengalaman Giring dalam memimpin suatu daerah.

Baca juga : 200 RT Terdampak Banjir, Anies Prioritaskan Keselamatan Warga

"Apakah Bro Giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau bahkan kelurahan? Mohon maaf kalau saya keliru berpendapat Bro Ketum. Salam millenial! Hidup PSI! Salam hormat saya -Pasha- Ketua DPP PAN," tulis Pasha.

Politisi senior PKS Hidayat Nur Wahid juga membela Anies. Dia khusus menanggapi pernyataan Benny Susetyo. 

Baca juga : Musuh Anies Masih Tiarap

“Benny S, dari @BPIPRI minta @aniesbaswedan belajar dari Ahok atasi banjir. Ahok dipanggil Presiden @jokowi karena banjir sentuh Istana, Anies nggak pernah," katanya, dalam akun Twitter @hnurwahid, kemarin. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense