BREAKING NEWS
 

Ibu Kota Diguyur Hujan, Sejumlah Lokasi Terendam

Pemukiman Dekat Kali Krukut Banjir Seperut

Reporter & Editor :
APRIANTO
Minggu, 23 Mei 2021 06:30 WIB
Permukiman di Petogogan Kebayoran Baru terendam banjir pada Jumat (21/5/2021). (Foto: TribunJakarta)

 Sebelumnya 
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, curah hujan dengan kategori lebat hingga sangat lebat (50-150 mm) terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek, dengan konsentrasi hujan sangat lebat terjadi di wilayah DKI Jakarta.

Berdasarkan pantauan dari Citra Satelit dan Radar, Kantor pusat BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem. Sebagian besar wilayah DKI Jakarta termasuk dalam wilayah yang masuk dalam Peringatan Dini tersebut.

Untuk potensi 2 hingga 3 hari ke depan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hanya terkonsentrasi ke wilayah Bogor, dan sekitarnya. Cuaca di wilayah DKI Jakarta hanya berpotensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir untuk wilayah selatan Jakarta pada sore hingga malam harinya.

Baca juga : Diguyur Hujan Deras Dan Es, Kota Makkah Banjir Setinggi Mobil Sedan

Terburuk Di Dunia

Kota Jakarta menempati peringkat teratas dalam daftar kota paling berisiko di dunia. Bahkan, Ibu Kota diprediksi tenggelam pada tahun 2050. Dalam laporan yang disusun Verisk Maplecroft, Jakarta dinilai paling rentan terhadap risiko lingkungan. Permukaan laut yang terus naik dan penurunan tanah diprediksi bakal menenggelamkan Jakarta.

Salah satu indikasinya, banjir yang terus terjadi. Ini karena, sebagian Jakarta diperkirakan sudah berada di bawah permukaan air. Tanpa perbaikan, Jakarta bakal tenggelam pada tahun 2050. Jakarta juga tercemar polusi udara karena pembangkit listrik tenaga batu bara.

Baca juga : BMKG: Di Sejumlah Daerah Ini Diperkirakan Bakal Hujan Lebat

Berdasarkan The Guardian, Sabtu (15/5), 99 dari 100 kota paling rentan di dunia berada di benua Asia. 99 kota di dunia yang paling rentan terhadap bahaya lingkungan berada di Asia dan 80 persen berada di India atau China, menurut penilaian Verisk Maplecroft.

Jakarta yang dilanda polusi, banjir dan gelombang panas, menduduki peringkat teratas. Delhi (India) menempati urutan kedua pada indeks global 576 kota, yang disusun oleh Verisk Maplecroft, diikuti di India oleh Chennai (ketiga), Agra (keenam), Kanpur (10), Jaipur (22) dan Lucknow (24). Mumbai, dengan populasi 12,5 juta, berada di urutan ke-27.

Di luar Asia, Timur Tengah dan Afrika utara memiliki proporsi kota berisiko tinggi terbesar di semua kategori ancaman, dengan Lima satu-satunya kota non-Asia yang masuk dalam 100 Teratas. China, meski lebih kaya dari India, juga menghadapi tantangan lingkungan yang berat. Dari 50 kota di seluruh dunia yang paling dilanda polusi air, 35 kota berada di China. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense