Dark/Light Mode

Pesan Doni Setelah Positif Corona

Makan Bersama Bawa Malapetaka

Minggu, 24 Januari 2021 07:04 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo (Foto: BNPB)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Makan bersama di luar rumah sebaiknya kita hindari saat pandemi ini. Potensi untuk tertular Corona, sangat terbuka. Jangan sampai makan bersama malah membawa malapetaka. 

Begitu pesan yang disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo. Doni menyampaikan pesan itu, setelah dirinya dinyatakan positif Corona, kemarin pagi. Hasil itu dia ketahui usai melakukan Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Jumat (22/1) malam. 

“Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid-19 dengan CT (Cycle Threshold) Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun, dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer,” kata Doni, dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 

Berita Terkait : Doni Monardo Menduga, Kena Covid Saat Makan Bersama

Selama 10 bulan memimpin perang melawan Corona, Doni mengaku selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Namun, belakangan, aktivitas Doni memang berat. Selain disibukkan dengan Corona, Doni juga harus memimpin langsung penanganan bencana di berbagai daerah, seperti gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan. Maklum, Doni merupakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Dengan kejadian ini, saya meminta masyarakat jangan kendor memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujarnya. 

Doni menuturkan, selama sepekan memimpin langsung penanganan bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, ada beberapa momen harus melepas masker ketika bersama orang lain. Khususnya, saat dirinya makan bersama. 

Berita Terkait : 132 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

“Dan itu celah penularan terbuka. Sebaiknya, saat makan tidak ada orang lain di sekitar kita, untuk mencegah tertular atau menulari. Untuk sementara, makan bisa sendiri atau terpisah dari orang lain,” ujar mantan Danjen Kopassus ini. 

Sejak gempa bumi melanda Sulawesi Barat pada Jumat dini hari (15/1), Doni telah berada di lokasi bencana pada sore harinya. Dia juga berkunjung ke Banjarmasin yang dilanda banjir bandang. Dia berada di lokasi bencana selama sepekan sebelum kembali ke Jakarta Jumat sore (22/1). 

Saat ini, Doni sedang melakukan isolasi mandiri sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid-19 dan penanganan bencana di berbagai daerah. Dia mengaku kondisinya dalam keadaan sehat tanpa gejala apa pun. 

Berita Terkait : Kembali Merata, 108 Kabupaten Dan Kota Zona Merah Covid-19

Juru Bicara Nasional Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menduga aktivitas yang begitu padat dan melelahkan jadi penyebab Doni tertular Corona. Apalagi, Doni mengaku sempat membuka masker saat makan bersama. 
 Selanjutnya