Sebelumnya
Menurut dia, rumah tersebut berada di kawasan Jakarta Timur. Hunian megah itu bukan tipe yang disukai Anies karena desainnya terlalu modern. Sedangkan selera Anies adalah rumah klasik sebagaimana hunian dia di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. “Kenapa bodoh? Karena orang ini nggak ngerti tastenya Pak Anies kayak apa. Bukan tipe rumah dia kayak gitu,” ungkap Taufik.
Taufik menuding, Denny Siregar Cs belum bisa move on dari Pilkada DKI 2017. Karena, kandidat yang didukung kalah. Akibatnya, apapun yang dilakukan Anies selalu dianggapnya salah.
Baca juga : Anies Difitnah Terima Rumah Mewah Dari Naga Reklamasi
Lalu apa tanggapan Denny Siregar? Denny belum berkomentar. Sedangkan Ferdinand yang ikut meramaikan isu tersebut menegaskan, cuitannya itu bukanlah bentuk tudingan kepada Anies.
Ferdinand justru kaget akan informasi soal rumah mewah untuk Anies itu. Dia mengaku mengomentari postingan itu lantaran penasaran.
Baca juga : Anak Sungai Meluap, 160 Rumah Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Kebanjiran
“Saya justru kaget dan penasaran atas kebenaran informasi tersebut. Saya kemudian turut mengomentari beberapa cuitan dari netizen dengan ungkapan yang intinya saya kaget dan penasaran,” kata
Bagaimana analisa pengamat terkait serangan fitnah ke Anies? Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menilai reaksi yang dilakukan Anies sudah tepat. Menurutnya, tidak perlu berlebihan dalam menanggapi gosip, lebih tepat jika ditanggapi dengan santai. Sebab, makin ngetop seseorang semakin banyak pula isu yang dihembuskan.
Baca juga : Diskusi UNESCO: Daya Hidup Bahasa-bahasa Daerah Di Asia Kian Mengkhawatirkan
Pria yang akrab disapa Hensat ini tidak kaget dengan bermunculannya fitnah yang ditujukan ke Anies. Menurutnya, isu-isu ajaib seperti ini akan terus muncul seiring memanasnya suhu politik, terutama terkait elektabilitas tokoh.
“Oleh karena itu dua hal yang harus dilakukan, segera klarifikasi dan sampaikan fakta yang benar,” ulasnya saat dihubungi, tadi malam. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.