BREAKING NEWS
 

Hore, DKI Sediakan Pangan Murah Buat Orang Miskin

Daging Sapi Hanya Dijual Rp 35 Ribu/Kg

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 4 September 2021 06:35 WIB
Ilustrasi harga daging sapi, dijual Rp 35 ribu per kilogram (kg). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Pendaftaran pembelian sudah dapat diakses mulai tanggal 23 Agustus di situs antriankjp.pasarjaya.co.id atau memindai (scan) QR Code. Setelah melakukan registrasi, penerima manfaat akan mendapatkan nomor tiket antrean sesuai lokasi dan waktu yang sudah dipilih.

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan stok bahan pangan bersubsidi sudah tersedia di Mini Distribution Center (Mini DC) di Pasar Tomang Barat.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto menerangkan, para calon pembeli wajib melakukan pendaftaran dahulu. Setiap hari pembeli dibatasi dengan kuota 150 orang per hari. Hal ini diberlakukan agar tidak menimbulkan kerumunan di setiap gerai.

Baca juga : Varian Delta Ngamuk, Warga AS Yang Mau Divaksin Diiming-imingi Bonus Rp 1,45 Juta

“Berlaku di gerai yang ditentukan Pasar Jaya itu berlaku dari September sampai bulan November,” ujar Iwan.

PT Food Station Tjipinang Jaya membuka areal halaman parkirnya sebagai salah satu lapak menjual pangan bersubsidi. Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo memastikan, lokasi yang disedikan itu sangat nyaman karena disediakan tenda dan tempat duduk.

“Semua unsur yang terdaftar silakan mengambil paket program Pangan Bersubsidi di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Setiap hari kami sediakan kuota sampai dengan 2.000 orang. Jadi jangan takut kehabisan,” ujarnya.

Baca juga : PPKM Darurat, KAI Siapkan Layanan Rapid Test Antigen Di 83 Stasiun

Pamrihadi menambahkan, dalam menjalankan program Pangan Bersubsidi, pihaknya mengedepankan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Oleh karena itu, pihaknya membuat mekanisme pembelian di gerai untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Kami membuka layanan di lokasi ini setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 kecuali hari Minggu,” imbuhnya.

Direktur Riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya menilai, bantuan sosial (bansos) berperan melindungi 40-45 persen masyarakat miskin di masa krisis pandemi Covid-19.

Baca juga : Mulai Hari Ini, KAI Sediakan Layanan Vaksin Gratis Di Stasiun

“Saat ini, yang lebih penting adalah melindungi masyarakat, melindungi dari kelaparan dan kurang gizi. Makanya peran bansos sangat penting,” pungkasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense