Sebelumnya
Sehubungan dengan peningkatan investasi, ia menyatakan, Kementerian ATR/BPN sedang mempercepat penyusunan 2.000 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk mendukung hal tersebut. Hal ini juga membutuhkan dukungan dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia.
"Karena dengan adanya investasi maka akan menarik tenaga kerja, meningkatkan nilai ekonomi. Di samping itu, nilai tanah juga akan naik. Ini yang sedang kita kerjakan," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menginformasikan terkait progres pendaftaran tanah di Indonesia. Hadi Tjahjanto mengatakan, saat ini Pemerintah terus mempercepat legalisasi aset dengan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
"Targetnya sampai 2025 kita daftarkan 126 juta bidang tanah, yang sudah terealisasi 101 juta bidang," tuturnya.
Baca juga : Menteri Hadi Tjahjanto Bagikan Sertipikat Untuk Warga Suku Dayak
Menurutnya, dengan didaftarkannya seluruh bidang tanah maka dapat meningkatkan perekonomian ekonomi. Ia menyebut, jika tanah sudah didaftarkan maka nilai tanah menjadi tinggi sehingga kemudian bisa dijadikan modal akses ke lembaga keuangan formal.
"Yang kami monitor sejak 2017 sampai saat ini, economic value added-nya sebanyak 5.219 triliun uang berputar di masyarakat. Artinya pertumbuhan ekonomi sangat pesat. Ini satu potensi yang terus akan kita kembangkan," pungkas Hadi Tjahjanto.
Baca juga : Gebuk Mafia Tanah, Menteri Hadi Tjahjanto Deklarasikan Bontang Sebagai Kota Lengkap
Adapun dalam audiensi ini, tujuh siswa-siswi yang hadir juga memberikan paparan ide-ide cemerlang terkait pengembangan potensi daerah.
Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN pada kesempatan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.