RM.id Rakyat Merdeka - Institut Nalanda menyampaikan rencana kerja samanya dengan mitra internasional untuk membuka program doktoral Global Buddhism pertama di Indonesia.
Hal itu disampaikan Rektor Institut Nalanda, Sutrisno di acara wisuda program sarjana dan pascasarjana Tahun Akademik 2024/2025.
Pada tahun ini, Institut Nalanda meluluskan 151 wisudawan. Terdiri dari 119 lulusan program pendidikan sarjana dan 32 lulusan program pascasarjana.
Baca juga : Miutiss Hadirkan Tisu Bambu Bebas Klorin Pertama di Indonesia
“Kehadiran Ven. Wenen Yan dari Rajamangala University, dimaksudkan untuk rencana membuka studi doktoral global Buddhis di Indonesia,” ucap Dr. Sutrisno, di United Tractors Grand Ballroom, Jakarta, Sabtu (30/11).
Ia juga menyampaikan, tahun mendatang kampus yang dikomandoinya sudah menerima calon mahasiswa asing dari ASEAN. Institut Nalanda juga sedang merintis terbentuknya, Nalanda World Association (NWA).
Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi yang turut hadir dan memberi sambutan dalam acara tersebut berharap Institut Nalanda bisa menjalankan program budaya keilmuan yang unggul.
Baca juga : Siap Melantai Di Bursa, MR DIY Bakal Perkuat Posisi Pasar Ritel Indonesia
“Tradisi penelitian dan budaya ilmiah agar bisa dijalankan seperti darah yang mengalir pada setiap Insan Nalanda. Dengan demikian setiap gerak dan Langkah Insan Nalanda itu diwarnai dengan teori dan landasan yang dapat dipertanggung jawabkan,” ujar Drs. Supriyadi.
Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda, Romo Tan Tjoe Liang berpesan agar lulusan Nalanda menjadi manusia yang inovatif dan unggul dalam era saat ini.
“Janganlah larut dengan euforia keberhasilan, Pada momen bersejarah ini, kami mengajak untuk perkuatlah tekad agar menjadi manusia yang inovatif dan unggul demi membangun fondasi dan tiang-tiang yang kokoh bagi Institut Nalanda,” ujar Tan Tjoe Liang.
Baca juga : Prabowo Bakal Dongkrak Perdagangan Dan Investasi
Dalam rangkaian acara, orasi ilmiah disampaikan oleh Guru Besar Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Prof. Ida Ayu Gde Yadnyawati, dan juga penandatangan MoU Bersama mitra kerja sama dengan PERMABUDHI, PERGABI dan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari.
Selain itu, MoU dilakukan dengan mitra kerja sama internasional dari Rajamangala University of Technology Krungthep untuk kolaborasi dalam membuka program doktor global Buddhism pertama di Indonesia.
Acara wisuda tahun ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan wisuda pertama setelah Nalanda bertransformasi dari Sekolah Tinggi menjadi Institut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 452 Tahun 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.