RM.id Rakyat Merdeka - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) menggelar Focus Group Discussion (FGD) III, di Kantor PP Persis, Bambu Apus, Jakarta. FGD ini menjadi lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang membahas tentang Manifesto Hima Persis 2045 bersama Para Mantan Ketua Umum dari masa ke masa.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam membahas penyempurnaan berbagai pedoman organisasi sebagai bagian dari persiapan menuju Muktamar Hima Persis yang akan diselenggarakan pada Juli mendatang.
Diskusi dibuka Ketua Umum PP Hima Persis, Ilham Nurhidayatullah. Ilham menyampaikan laporan progres persiapan muktamar serta latar belakang dibentuknya Tim Perumus Muktamar oleh PP Hima Persis. Tim ini bertugas merancang peta jalan Hima Persis 2045 yang dituangkan dalam sebuah dokumen strategis bertajuk Manifesto Hima Persis 2045 serta berbagai tugas strategis lainnya.
Baca juga : Hima Persis Gelar FGD Bersama Para Mantan Ketum: Rumuskan Manifesto Menuju 2045
“Manifesto ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk memetakan arah gerak organisasi menuju tahun 2045. Dalam prosesnya, kami melengkapinya dengan berbagai pedoman organisasi sebagai pijakan kerja kader di seluruh Indonesia,” ujar Ilham dalam sambutannya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (4/6/2025).
Sebagai bagian dari penyempurnaan, PP Hima Persis turut mengundang para mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) dari masa ke masa. Tujuannya adalah menghimpun masukan konstruktif dan pandangan yang relevan terhadap dinamika organisasi kekinian.
“Kehadiran para mantan Sekjen sangat penting untuk memberikan perspektif jangka panjang dan memastikan kesinambungan nilai-nilai serta struktur organisasi yang adaptif terhadap dinamika perubahan yang serba cepat,” tutur Fakhrizal Lukman, Ketua Tim Perumus Muktamar sekaligus fasilitator diskusi.
Baca juga : Waspada Modus Penipuan Saat Lebaran, Ini Tips BRI Terhindar Dari Kejahatan Siber
Diskusi berlangsung produktif dan konstruktif. Masing-masing pedoman dibahas secara serius dengan nuansa kolaboratif antara para pengurus PP Hima Persis dan para mantan Sekjen. Sejumlah masukan substansial berhasil diidentifikasi untuk memperkuat legalitas, sistematika, dan kebermanfaatan dari setiap pedoman.
Salah satu mantan Sekjen PP Hima Persis, Ceceng Kholilulloh, memberikan kesan positif. Kata dia, merupakan kesempatan yang hangat untuk duduk bersama menjelang muktamar guna membahas serius kaitan kemajuan organisasi.
"Karena sejatinya apa yang dibuat periode-periode sebelumnya merupakan anak tangga menuju periode selanjutnya, agar senantiasa berkelanjutan. Selain momen penyambung silaturahmi, FGD ini juga merupakan upaya untuk kesinambungan ideologi antar generasi,” ucap Ceceng.
Baca juga : Bahas Kerja Sama Strategis, Delegasi Inggris Temui Menhan Sjafrie
Rangkaian FGD ini menjadi tonggak penting dalam membangun konsolidasi intelektual dan struktural menuju Muktamar Hima Persis 2025 serta menyongsong visi besar organisasi menuju 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.