Sebelumnya
“Ini angka kasar ya, bukan angka pasti. Dalam target kami, ini minimal Rp 200 triliun-Rp 250 triliun,” kata Bahlil.
Bahlil juga memastikan, salah satu sektor yang akan didorong untuk bisa memenuhi target tersebut adalah hilirisasi.
Pemerintah saat ini tengah menggenjot hilirisasi. Khususnya hilirisasi mineral dan batubara (minerba).
Baca juga : GoTo Siapkan Jurus Cegah Saham Jeblok
Selain itu, Bahlil menuturkan, Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang saat ini membangun industri baterai kendaraan listrik dari hulu. Pasalnya, Indonesia langsung memanfaatkan bahan baku mineral yang dimiliki dan mengolahnya menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik.
Menurut dia, konsep hilirisasi yang dilakukan Indonesia harus bisa tersampaikan kepada dunia bahwa Indonesia berada pada posisi terdepan dalam memainkan peran terkait energi hijau.
Kemudahan Berusaha
Baca juga : Semarakkan Presidensi G20, KAI Pasang Livery Khusus Di Kereta Api
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan, Pemerintah akan terus mendorong kemudahan dalam berinvestasi di Indonesia melalui perbaikan sistem kemudahan berusaha.
Airlangga yakin, peningkatan keyakinan dalam pertumbuhan lintas batas, dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan optimisme and awareness terkait reformasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Ini untuk mendukung kemudahan dalam berusaha.
Pemerintah juga akan terus mendorong promosi terkait kemudahan dalam berinvestasi di Indonesia, dengan mengutamakan isu investasi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Baca juga : Dukung Presidensi G20, Bank Mandiri Garap Potensi Metaverse
Selain itu, digitalisasi juga akan memiliki peranan penting dalam investasi dengan mengedepankan competitive advantage dari peluang investasi di Tanah Air.
Sekadar info, Presiden Jokowi menargetkan realisasi investasi pada 2022 mencapai Rp 1.200 triliun. Naik dari target tahun 2021 sebesar Rp 900 triliun. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.