BREAKING NEWS
 

Ekonomi Dunia Bergejolak

Sri Mulyani H2C (Harap-harap Cemas)

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 2 Juli 2022 06:50 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto : Dok. Kementerian Keuangan).

 Sebelumnya 
Beruntungnya lagi, konsumsi rumah tangga sudah mulai pulih. Faktanya bisa dilihat dari beberapa indikator seperti konsumsi listrik yang meningkat, impor bahan baku dan modal indeks keyakinan konsumen.

“Sementara dari sisi investasi, yang dinilai masih akan tumbuh tinggi. Meskipun, ada kemungkinan investasi tergerus inflasi,” terangnya.

Baca juga : Pemilik Senjata Api Bela Diri Wajib Punya Keterampilan Menembak

Lalu apa kata DPR? Anggota Komi­si XI DPR, Hendrawan Supratikno mengaku, bukan cuma Sri Mul yang khawatir, tapi juga semuanya. Sebab, inflasi ini momok menakutkan. Ditakutkan kebanyakan negara.

"Bisa menggerus daya beli masyarakat, menggerus peningkatan kesejahteraan yang sudah susah payah kita upayakan," ucap Hendrawan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Ekonomi Membaik, Sri Mulyani Masih Belum Plong

Sementara, kata dia, tidak gampang menahan gempuran inflasi. Apalagi keluar dari inflasi. Jadi serba salah.

"Terapi terhadap inflasi pada kondisi sekarang juga tidak mudah. Menaik­kan tingkat bunga dikhawatirkan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Juga memberi beban pembayaran bunga utang pada APBN. Ancaman stagflasi, gabungan inflasi dan pengangguran tinggi, benar-benar mena­kutkan," urai politisi PDIP itu.

Baca juga : Subsidi Energi Dan Perlinsos Naik, Sri Mulyani: Ini Manfaat APBN Buat Rakyat

Sedangkan, Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah menilai wajar Sri Mul harap-harap cemas dengan kondisi ekonomi dunia. "Kan beliau bertanggung jawab atas perekonomian Indonesia. Sementara perekonomian global, negara-negara maju banyak mengalami krisis yang ditandai oleh lonjakan inflasi," tukas Piter, saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Kendati demikian, dia yakin Sri Mul punya jurus jitu untuk menghindari inflasi yang terlalu dalam. "Menkeu mungkin tidak mau banyak memberikan harapan yang bisa membuat kita lengah. Kekhawatiran Bu SMI bukan sebuah sikap pesimistis, tetapi lebih untuk tetap waspada," pungkas dia. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense