RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, Bambang Arianto menilai pengangkatan Mayjen Mohamad Hasan sebagai Pangdam Jaya merupakan keputusan tepat. Menurut Bambang, Mayjen Hasan kaya pengalaman dan memiliki jiwa pemimpin dalam bertugas.
"Mohamad Hasan layak pimpin Pangdam Jaya karena kinerjanya yang cemerlang dan memiliki banyak pengalaman," kata Bambang kepada awak media, Jumat (10/3).
Mantan Dangrup A Paspampres era Presiden Joko Widodo itu juga dinilai mampu menjaga kondusifitas keamanan Jakarta.
Baca juga : Ditemani Prabowo, Jokowi Tinjau Panen Raya Padi Di Jawa Tengah
"Saya yakin dari pengalaman beliau, Hasan mampu menjaga kondisi Jakarta aman," ucap Bambang.
Selain itu, Bambang mengungkapkan berkat sinergitas yang digalakan Hasan bersama Polri mampu mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
"Kerja keras Hasan bersama Irjen Roycke Harry Langie (mantan Kepala Operasi Nemangkawi) memang patut diapresiasi dalam mengatasi KKB di Papua," ungkapnya.
Tak hanya itu, Perwira tinggi TNI-Polri tersebut telah menunjukkan kerjasama yang baik dalam mengatasi persoalan di Papua. Sehingga menjadikan TNi-Polri semakin solid.
"Ini menunjukan bagaimana TNI-Polri dalam berkerja sama operasi sangat saling mendukung. Di mana TNI menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Papua dan tegaknya NKRI," tuturnya.
"Sementara Polri memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum di wilayah Papua terhadap aksi KKB di Papua, sehingga tidak ada pelanggaran HAM," tutup dia.
Baca juga : Orang Pajak Pake Konsultan Pajak Ramaikan Jagat Maya
Diketahui, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono merotasi dan memutasi sejumlah perwira tinggi TNI. Salah satunya Pangdam Jaya yang akan dijabat oleh Mayjen Mohamad Hasan. Mutasi itu didasarkan pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/267/III/2023 yang ditandatangani Yudo pada 8 Maret 2023.
Sementara itu, Mayjen Untung Budiharto dimutasi ke Pati Mabes AD dalam rangka memasuki purnatugas. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.