BREAKING NEWS
 

Di Komisi X DPR

Kemendikbudristek Laporkan Capaian Baik Pelaksanaan Kinerja dan Anggaran

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Kamis, 31 Agustus 2023 16:45 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) bersama Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti (kiri) pada Rapat Kerja Komisi DPR di Jakarta, Rabu (30/8/2023). (Dok. Kemendikbudristek)

 Sebelumnya 
Untuk Akreditasi dan Asesmen Nasional (AN), sebanyak 160.966 Satuan Pendidikan Formal Diakreditasi dari tahun 2020 hingga 2022 dengan rincian:

1) Peringkat A sebanyak 52.982,

2) Peringkat B sebanyak 81.640,

3) Peringkat C sebanyak 25.389, dan

4) Tidak Terakreditasi sebanyak 955 satuan pendidikan.

Tercatat, 59.335 Program/Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) diakreditasi dari tahun 2020 hingga 2022 dengan rincian

Baca juga : Kemenperin Wajibkan Industri Laporkan Pengendalian Emisi Seminggu Sekali

1) Peringkat A sebanyak 2.872,

2) Peringkat B sebanyak 27.901,

3) Peringkat C sebanyak 22.822, dan

4) Tidak Terakreditasi sebanyak 740 satuan pendidikan.

Pada Tahun 2020 dilaksanakan piloting instrumen akreditasi untuk 5.000 Satuan PAUD dan PNF yang hasilnya tidak ditetapkan sebagai akreditasi.

Adsense

“Total ada 283.609 satuan pendidikan yang melaksanakan AN di tahun 2021, dan 282.962 satuan pendidikan yang melaksanakan AN di tahun 2022,” tutur Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. 

Baca juga : Anggota Komisi VII DPR Lamhot Sinaga Bantah Ditangkap Kejagung

Capaian pada jenjang Pendidikan Tinggi yakni sebanyak 710.951 mahasiswa mengikuti program studi di luar kampus dari tahun 2020 hingga 2022.

Berikutnya, proyek kerja sama Kedaireka untuk periode 2021-2022, berupa dana padanan dari pihak industri menyentuh angka Rp1,24 triliun.

Ada penambahan 10 Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH) baru dari tahun 2020 hingga 2022. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah mengakreditasi 6.679 program studi di Perguruan Tinggi.

Tercatat, 1.454 program studi telah berinovasi dengan pembelajaran digital.

Selain itu, sebanyak 1.194 mahasiswa penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

Untuk capaian pada pendidikan dan pelatihan vokasi, 1.401 SMK telah melaksanakan program SMK Pusat Keunggulan dari tahun 2021 hingga 2022.

Baca juga : Presiden Berikan Empat Arahan Terkait Penanganan Kualitas Udara

Sebanyak 1.408.651 siswa telah menerima manfaat dalam program SMK Pusat Keunggulan dari tahun 2021 hingga 2022.

Total sebesar Rp 439,2 miliar dana investasi industri yang dihasilkan dari program SMK Pusat Keunggulan dengan Skema Pemadanan Dukungan (Matching Fund) yang melibatkan 349 industri dan 373 SMK pada tahun 2022.

Tercatat, investasi yang dihasilkan dari program Matching Fund Pendidikan Tinggi Vokasi dengan melibatkan 241 mitra industri sejak tahun 2021 hingga 2022 menyentuh angka Rp 94,5 miliar.

Sebanyak 159.120 orang telah mengikuti program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan 61.176 orang telah mengikuti Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dari tahun 2020 hingga 2022.

Sebanyak 22.853 orang guru kejuruan, kepala sekolah, dan dosen telah mengikuti upskilling dan reskilling berstandar industri sejak tahun 2020 hingga 2022.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense