RM.id Rakyat Merdeka - Kantor Staf Presiden konsisten melaksanakan pengawalan Program Strategis Nasional hingga akhir masa tugas dengan tetap melaksanakan verifikasi di lapangan untuk memantau perkembangan pembangunan jalan tol ruas Solo-Yogyakarta dan ruas Yogyakarta-Bawen, di Yogyakarta, pada Jumat (21/6).
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ratna Dasahasta, menyampaikan, konstruksi telah berjalan secara simultan pada Seksi 1 dan 6, yang ditargetkan akan tuntas pada Triwulan I 2025.
“Kita upayakan percepatan, agar roda perekonomian dan aktivitas pariwisata di wilayah ini bisa bergerak semakin cepat,” ujarnya.
Baca juga : SYL Instruksikan Jajarannya Tolak Permintaan Proyek, Termasuk Dari Keluarga
Ratna menambahkan, ruas jalan tol ini akan terhubung dengan PSN Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo yang dibangun secara paralel. Per 22 Mei 2024, progres fisik di wilayah DIY sudah mencapai 56,66%.
“Kami optimis pembangunan akan sesuai target,” tegasnya.
Adapun terkait bangunan Cagar Budaya Ndalem Mijosasran, di Desa Tirtoardi, Mlati, Sleman yang terkena Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Ratna menyebutkan, sudah ada kesepakatan dengan pihak yang bersangkutan, tepatnya pada musyawarah ulang yang telah dilaksanakan pada 7 Juni 2024 lalu.
Baca juga : Pembangunan Wilayah Papua Menjadi Prioritas
“Pada prinsipnya, pengembang tol akan memperhatikan aspek sosial budaya, terutama yang menjadi kekhasan DIY itu sendiri,” tegas Ratna.
Terkait pembangunan Jalan Tol ini, Ratna menambahkan, nantinya diharapkan semakin memperlancar arus distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas khususnya di selatan Pulau Jawa.
Nantinya, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen beroperasi penuh akan mempercepat akses perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta, yang sebelumnya 3 jam dapat menjadi 1,5 jam saja.
Baca juga : KPK Fasilitasi Tahanan Sholat Ied Dan Terima Kunjungan Keluarga
Sebagai informasi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 76,3 km terdiri dari enam seksi. Yakni, seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo, seksi 2 Banyurejo-Borobudur, seksi 3 Borobudur-Magelang, seksi 4 Magelang-Temanggung, seksi 5 Temanggung-Ambarawa, seksi 6 Ambarawa-Bawen, dengan pengelolaan di bawah BUJT PT Jasa Marga Jogja Bawen. Nantinya, Jalan Tol Solo-Yogyakarta maupun Yogyakarta-Bawen akan terhubung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa di Kartasura dan Bawen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.