RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Bendungan Cipanas, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang dan Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Persemian dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Anggota Komisi V DPR, Dedi Wahidi, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli dan Bupati Indramayu, Nina Agustina, Selasa (9/7).
Wapres mengatakan, keberadaan bendungan memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan manusia dan perekonomian. Tidak hanya sebagai sumber air baku, tetapi juga berperan penting dalam ketahanan pangan dan energi.
Baca juga : Gandeng Makmur Petrokimia, SGN Kerek Kesejahteraan Petani Tebu
“Bendungan meningkatkan produksi pertanian dan berdampak pada kesejahteraan petani. Dalam 10 tahun ini, sudah dibangun 43 bendungan dan lebih dari 1 juta hektar jaringan irigasi. Bendungan Cipanas akan menyediakan fungsi pemenuhan kebutuhan masyarakat, seperti sumber irigasi, air baku dan pembangkit listrik. Serta akan meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas lahan pertanian,” katanya.
Mantan Ketua MUI ini berpesan, untuk memastikan pemanfaatan Bendungan Cipanas, dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya, termasuk mendukung produktivitas pertanian, industri dan pemenuhan air bersih serta pengurangan dampak banjir.
“Lakukan pengelolaan dan pemeliharaan bendungan secara baik dan berkelanjutan untuk memperpanjang usia bendungan dan peralatan yang ada. Dan jaga ketahanan air sebagai prasyarat mewujudkan ketahanan pangan dan energi di masa depan,” pesan Wapres.
Baca juga : Presiden & Wapres Komentari Pemecatan Ketua KPU
Dalam hal peningkatan produktivitas pertanian, Menteri Basuki menerangkan, saat ini sudah ada irigasi fungsional seluas 6.473 ha, melalui Bendung Kalianyar dan Bendung Sumurwatu.
“Dengan adanya Bendungan Cipanas, akan ada jaringan irigasi potensial seluas 2.800 ha, totalnya menjadi 9.273 ha dan dapat meningkatkan pola tanam dari 120% menjadi 240%. Peningkatannya sekitar 2 kali hingga 2,5 kali tanam sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian,” terang Basuki.
Direktur Jenderal (dirjen) Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menambahkan, Bendungan Cipanas, dibangun mulai 2016 dan rampung pada 2023 dengan kapasitas tampung sebesar 250,8 juta meter kubik dan anggaran sebesar Rp 2 triliun.
Baca juga : Menteri AHY Terima Sespimti Polri, Bahas Ketahanan Pangan Dan Kemiskinan
“Bendungan Cipanas dapat memenuhi kebutuhan air baku sebesar 850 liter per detik. Terbagi di Kabupaten Sumedang 650 liter per detik dan Kabupaten Indramayu 200 liter per detik. Di samping itu, Bendungan Cipanas juga bermanfaat dalam reduksi banjir 701 ha di Kecamatan Lohsarang dan Kecamatan Cantigi. Serta, potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro sebesar 3 megawatt,” tambah Dirjen Bob.
Turut hadir mendampingi Wapres, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Dwi Agus Kuncoro, Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, dan Direktur Utama Brantas Abipraya Sugeng Rochadi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.