RM.id Rakyat Merdeka - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan penjelasan soal kabar banyaknya anak-anak yang menjalani hemodialisis atau cuci darah dengan bantuan mesin, sebagaimana viral di media sosial. Total anak yang menjalani cuci darah berjumlah 60 orang.
"Saat ini, ada sekitar 30 anak yang menjalani hemodialisis (cuci darah melalui mesin) dan sekitar 30 anak yang menjalani peritoneal dialisis (cuci darah melalui selang di perut)di RSCM. Jumlah ini tidak bertambah signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata RSCM via akun Instagram @rscm.kencana, Kamis (25/7/2024).
Baca juga : Ini Komentar Jokowi Soal Kapan Mulai Ngantor Di IKN
Penyebab terbanyak anak yang menjalani cuci darah di RSCM adalah sindrom nefrotik resisten steroid, kelainan bawaan ginjal dan saluran kemih, dan penyakit glomerulonefritis (peradangan ginjal).
Jumlah pasien anak yang menjalani terapi pengganti ginjal di RSCM terhitung banyak, karena RSCM merupakan rumah sakit rujukan nasional di bidang ginjal anak, sehingga menerima rujukan dari berbagai daerah.
Baca juga : Waduh, Harga Beras Naik Di 116 Daerah
RSCM memastikan terus melakukan peningkatan fasilitas dan layanan terapi pengganti ginjal di RSCM baik berupa hemodialisis, continuous renal replacement therapy (CRRT) atau terapi penggantian fungsi ginjal, dialisis, hingga transplantasi ginjal. Sehingga, angka keselamatan pasien meningkat dibanding era sebelumnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.