Sebelumnya
“Kondisi ini membuat truk pengangkut sampah bergantian melintas menuju lokasi pembuangan. (Guguran sampah) kalau kita hitung, panjangnya 200 meter, kemudian dengan kelebaran sekitar 2 meter, sehingga waktu bongkar muat jadi bertambah,” jelas dia.
Dikonfirmasi terpisah, Ikravany Hilman mengatakan, aksi yang dilakukan para relawan dan kader banteng, Minggu (11/8/2024), bukanlah tindakan provokasi.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok itu mengklaim, aksi tersebut merupakan langkah inspiratif untuk menyuarakan kegelisahan warga Depok.
“Nggak ada maksud memprovokasi. Kami hanya mau memberikan inspirasi kepada warga, kalau sampah mereka tidak diangkut-angkut, coba titipkan saja ke balai kota,” ujar Ikra-sapaan Ikravany Hilman, Senin (12/8/2024).
Baca juga : Rusun Bakal Dipermak Agar Nyaman Dan Aman
Dia menambahkan, seluruh warga Kota Depok perlu mendapat informasi, proses penanganan sampah di lingkungan kantor Wali Kota Depok lebih cepat dari sampah-sampah milik warga.
Dengan begitu, langkah atau aksi protes yang dilakukan relawan dan kader PDIP bisa menjadi solusi atas masalah sampah yang dihadapi masyarakat.
Ikra pun menantang balik Wali Kota Depok M Idris yang mengancam bakal melaporkan aksi tersebut. “Kalau Pak Wali Kota mau melaporkan, ya dilaporin, jangan nggak,” imbuhnya.
Menurut dia, ancaman yang disampaikan M Idris merupakan bentuk arogansi kekuasaan. Sebagai Wali Kota Depok selama dua periode, Idris harusnya dapat melihat aksi protes itu sebagai kritik yang membangun.
Baca juga : Chelsea Dan Inter Sebut Musim Depan Berat
Di media sosial X, video kader PDIP membuang berkarung-karung sampah ke depan gerbang kantor Wali Kota Depok, menuai beragam tanggapan.
Akun @EEnesje2301 menilai, aksi yang dilakukan sejumlah kader PDIP itu mewakili perasaan warga Depok yang sampahnya menumpuk karena tidak diangkut-angkut.
Dia pun meminta Wali Kota Depok tidak terpancing emosi atas kejadian itu dan segera mencari solusi atas tata kelola sampah di daerahnya.
“Sabar Pak Idris, jangan emosi. Tenaga dan pikirannya dihabiskan untuk membereskan sampah saja. Kalau urusan sampah beres, nggak ada lagi yang protes sama bapak,” tulisnya.
Baca juga : Olimpiade Seine-sasional!
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 13 Agustus 2024 dengan judul TPA Cipayung Ditutup, Aksi Buang Sampah Di Kantor Wali Kota Depok Disorot Publik
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.