Dark/Light Mode

Anggarannya Dari APBD Perubahan

Rusun Bakal Dipermak Agar Nyaman Dan Aman

Selasa, 13 Agustus 2024 06:50 WIB
Warga berjalan dengan latar belakang Rumah Susun Pasar Rumput, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Warga berjalan dengan latar belakang Rumah Susun Pasar Rumput, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rumah Susun Sewa (Rusunawa) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, akan dipermak alias direnovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni. Salah satunya, pemasangan teralis untuk mencegah kasus anak kecil jatuh dari ketinggian terjadi lagi.

Dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permu­kiman (PRKP) DKI Jakarta mendapat anggaran Rp 1,42 triliun dalam Perubahan Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Dari alo­kasi tersebut, di antaranya untuk memperbaiki Rusunawa.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Dinas PRKP DKI Jakarta memasang teralis di 41 Rusunawa milik DKI Jakarta.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan, pemasangan teralis merupakan salah satu upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para penghuni Rusunawa.

Baca juga : KLHK Dorong Generasi Muda Lebih Peka Terhadap Perubahan Iklim & Lingkungan

Apalagi belum lama ini, terjadi kecelakaan seorang anak berusia 6 tahun tewas akibat terjatuh dari lantai 8, Rusunawa Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur.

“Sudah dua orang yang terjun dari sana (Rusun). Pertama, dari kaca jendela. Kedua, kemarin anak bercanda tanpa sengaja, pagarnya lepas dan anaknya me­ninggal,” kata Ida dalam Rapat Pembahasan Perubahan APBD 2024, Jumat (9/8/2024).

Ida optimistis, alokasi angga­ran yang diberikan kepada Dinas PRKP cukup untuk memasang teralis di 41 Rusun.

“Menurut saya, ini anggaran (masang teralis) tidak terlalu besar,” ujarnya.

Baca juga : Presiden, Wapres & Semua Menteri Tinggalkan Jakarta

Anggota Komisi D DPRD lain­nya, Ali Noor Fikri menuturkan, pemasangan teralis di 41 Rusun sangat diperlukan dan mendesak. Karena itu, pemasangan teralis harus menjadi prioritas Dinas PRKP di sisa waktu tahun 2024.

“Pemerintah dibentuk dalam Undang-Undang Dasar untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indone­sia,” tegas Ali.

Kepala Dinas PRKP DKI Ja­karta Kelik Indriyanto mengaku sudah mendata kebutuhan teralis dari masing-masing Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS). Proses pemasangan teralis di­upayakan selesai pada tahun ini.

“Kami sudah anggarkan dan akan kami usulkan untuk pemasangannya di (APBD) pe­rubahan ini,” ucap Kelik.

Baca juga : Cak Imin Bandingin Gus Yahya dengan Kiai Said & Kiai Hasyim

Kelik merinci anggaran pema­sangan teralis di UPRS 1 sebesar Rp 700 juta, UPRS 2 sebesar Rp 5,9 miliar, UPRS 3 sebesar Rp 8,9 miliar, UPRS 5 Rp 1,3 miliar, UPRS 6 sebesar Rp 1,5 miliar, UPRS 7 sebesar Rp 5,9 miliar dan UPRS 8 sebesar Rp 4 miliar.

“Sekali lagi akan kami cek dulu kemampuan penyedia. Ter­masuk untuk teknis pemasangan­nya karena akan dipasang di unit yang sudah berpenghuni. Mung­kin butuh treatment khusus buat pemasangannya,” tukas Kelik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.