RM.id Rakyat Merdeka - Banjir bandang yang menerpa Kota Ternate, menelan banyak korban jiwa.
Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mengungkapkan sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan dua orang selamat dalam bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Minggu (25/8).
"Tujuh meninggal dunia dan dua orang selamat," kata Direktur Operasi Basarnas Edy Prakoso di Jakarta dikutip Antara.
Baca juga : Bos Telegram Pavel Durov Ditangkap Di Bandara Le Bourget Paris
Menurut dia, jumlah korban tersebut, didapatkan berdasarkan pendataan oleh personel SAR gabungan di lapangan pagi ini, dan kemungkinan masih dapat bertambah.
Hal tersebut, dikarenakan tim SAR gabungan saat ini masih berupaya melakukan proses evakuasi sejumlah warga dari material bangunan yang roboh usai diterjang banjir bandang pada pukul 03.30 WIT dini hari tadi.
Tim SAR gabungan tersebut, terdiri dari personel Kantor SAR Ternate, TNI, Polri, BPBD, Tagana Pemerintah Kota Ternate, relawan dan warga Kelurahan Rua.
Baca juga : Gempa M7,1 Guncang Jepang, 3 Orang Terluka, PLTN Aman
Kantor SAR Ternate mengerahkan dua unit mobil rescue, peralatan evakuasi, medis dan komunikasi untuk memaksimalkan upaya pencarian dan pertolongan korban.
Kondisi cuaca di Kecamatan Rua, Kota Ternate pagi ini dilaporkan hujan berintensitas ringan dengan angin berkecepatan 2-6 knots dari arah selatan.
Untuk membantu percepatan proses pencarian, pihaknya mengimbau bagi masyarakat yang merasa ada anggota keluarganya hilang setelah bencana terjadi diharapkan untuk melapor ke petugas gabungan di lokasi bencana yang dipimpin oleh Kepala Kantor SAR Ternate Fathur Rahman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.