BREAKING NEWS
 

Kenalkan Teknologi Energi Terbarukan Di Sekolah

Mercu Buana Inisiasi Hibah ReadCharge Tenaga Surya Ke SMP Islam Arrihlah Depok

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Rabu, 28 Agustus 2024 15:41 WIB
Universitas Mercu Buana Jakarta dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek menginisiasi langkah inovatif pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pendidikan melalui hibah ReadCharge bertenaga surya yang diberikan kepada SMP Islam Arrihlah di daerah Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri Dr Dewi Nusraningrum M.Si, Dr. Sawarni Hasibuan MT., Dr. Dian Widi Astuti MT, Prima Wijaya Kusuma dan Dendi Mahendra. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Mercu Buana Jakarta dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menginisiasi langkah inovatif pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pendidikan  melalui hibah ReadCharge bertenaga surya yang diberikan kepada SMP Islam Arrihlah di daerah Depok, Jawa Barat.

Proyek hibah ini diajukan oleh dosen dari Universitas Mercu Buana yang memiliki visi untuk mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan dan mendorong minat baca di dunia pendidikan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengajarkan siswa tentang pentingnya melestarikan lingkungan melalui penggunaan sumber energi alternatif.

 ReadCharge bertenaga surya.

ReadCharge adalah perangkat yang memungkinkan pengisian menggunakan energi matahari. Dengan teknologi ini, SMP Islam Arrihlah menjadi sekolah pertama di Indonesia yang memanfaatkan energi surya untuk keperluan listrik di lingkungan sekolah. Perangkat ini akan digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, dan laptop yang digunakan oleh siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan syarat mereka dapat wajib membaca buku yang telah disediakan di booth ReadCharge ketika ingin mengisi daya listrik.

Baca juga : Pertamina Edukasi Inovasi Teknologi Energi Terbarukan Di Kalangan SMA

Keberadaan ReadCharge di sekolah tidak hanya membantu mengurangi biaya operasional sekolah tetapi juga memberikan edukasi praktis kepada siswa tentang manfaat energi terbarukan. Siswa dapat langsung melihat dan mempelajari cara kerja panel surya, serta memahami dampaknya terhadap lingkungan.

 Hibah ini merupakan bukti nyata dari upaya Universitas Mercu Buana untuk berkontribusi menciptakan solusi inovatif di bidang pendidikan dan energi. Hal ini juga menjadi momentum penting bagi Kemendikbudristek untuk mengenalkan teknologi ramah lingkungan dalam kurikulum pendidikan di seluruh Indonesia.

Adsense

"Kerja sama ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memperkenalkan teknologi energi terbarukan di lingkungan sekolah. Kami berharap program ini dapat diterapkan di lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia," ujar Dewi Nusraningrum, Ketua Tim Dosen pelaksana hibah "Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat" penerima hibah Kemendikbudristek tahun 2024 dari Universitas Mercu Buana.

Baca juga : Universitas Mercu Buana Gelar Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia Di Malaysia

Selain itu, SMP Islam Arrihlah sebagai penerima manfaat pertama dari program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain, menunjukkan bagaimana teknologi energi terbarukan dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan.

Penerapan Solar ReadCharge tidak hanya berdampak pada penghematan energi tetapi juga membuka wawasan baru bagi siswa tentang pentingnya inovasi dalam teknologi hijau. Melalui perangkat ini, siswa tidak hanya belajar secara teoritis tetapi juga melalui pengalaman langsung, yang dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep energi terbarukan.

Langkah ini juga sejalan dengan agenda global untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan, terutama dalam hal energi bersih dan terjangkau (Sustainable Development Goal 7). Dengan memperkenalkan teknologi ini di sekolah, Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

Baca juga : Kabar Terbaru Dari Luhut, Kini Sudah Mulai Olahraga, Tadi Pagi Plank 15 Detik

Dengan keberhasilan proyek ini, diharapkan kolaborasi antara Universitas Mercu Buana dan Kemendikbudristek akan terus berlanjut, memperluas penerapan teknologi ramah lingkungan di sekolah-sekolah lain di Indonesia. Langkah ini tidak hanya mengarah pada kelestarian lingkungan tetapi juga membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya merawat bumi kita.

Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain untuk berpartisipasi dalam gerakan menujuenergi terbarukan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan menerapkan teknologi yang berdampak positif bagi lingkungan.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih kuat antara akademisi, pemerintah, dan swasta untuk terus mendorong inovasi berkelanjutan, baik di dunia pendidikan maupun dalam upaya pelestarian lingkungan secara lebih luas. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi masa depan bangsa dan planet bumi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense