BREAKING NEWS
 

PEPABRI Gelar Syukuran HUT ke-65 di Monumem Palagan Ambarawa, Jateng

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 3 September 2024 22:24 WIB
Ketua Umum DPP PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar (tengah). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Puncak Peringatan HUT ke-65 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) pada 12 September 2024 akan digelar di Monumen Palagan Ambarawa, Jawa Tengah (Jateng). Peringatan digelar untuk mengenang dan memperingati sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari aksi kolonial yang ingin menjajah negara. Palagan Ambarawa merupakan simbol persatuan dan ketangguhan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan RI.

Ketua Umum DPP PEPABRI Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyatakan, PEPABRI adalah organisasi yang mandiri dan berwatak pejuang serta bersifat netral dengan tidak memihak kepada golongan maupun parpol mana pun. Namun, sebagai individu atau perorangan, anggota PEPABRI memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya. Anggota PEPABRI bebas menentukan pilihan politiknya tanpa kehilangan jati dirinya sebagai prajurit pejuang yang berpegang teguh kepada nilai-nilai Sapta Marga atau Tribrata. 

“PEPABRI senantiasa peduli dan berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucap Agum Gumelar. 

Baca juga : Rayakan HUT Ke-16, Tidar Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Tema peringatan HUT ke-65 PEPABRI 2024 adalah “Rajut Persatuan Demi Keutuhan Bangsa”. Agum menerangkan, tema ini mengandung pemahaman bahwa PEPABRI dalam pengabdiannya akan selalu mengedepankan persatuan dalam setiap pemikiran dan langkah tindakannya. Kesemuanya itu dilandasi bahwa Pemilu 2024, baik Pilpres maupun Pileg, akan menjadi momentum bagi kelangsungan pembangunan nasional menuju Indonesia Maju sesuai dengan tujuan nasional bangsa Indonesia. 

Adsense

Selain itu, PEPABRI meyakini bahwa sebagai bangsa yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, setiap kegiatan berbangsa dan bernegara perlu didukung oleh rasa persatuan, senasib sepenanggungan, kesetiakawanan sosial, serta semangat kebersamaan. Kata Agum, itulah bagian dari makna Keutuhan Bangsa yang menjadi landasan bagi tercapainya tujuan pembangunan nasional. 

Agum menegaskan, sebagai organisasi yang memiliki jati diri pejuang, berwawasan negarawan dan partisipatif, PEPABRI berjuang tanpa pamrih, selalu peduli akan kondisi bangsa, dan tidak boleh apatis. Negarawan berarti, yang dipikir dan diperbuat semua diorientasikan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk pribadi, golongan, dan kepentingan politik tertentu. 

Baca juga : PUPR Mulai Salurkan Program BSPS Di Papua Barat Daya

Agum menambahkan, partisipatif berarti PEPABRI aktif berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Termasuk membangun karakter bangsa dan mendukung terwujudnya stabilitas nasional yang tangguh. PEPABRI membantu memecahkan permasalahan bangsa dan negara serta turun tangan mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Saya ingatkan, PEPABRI tetap berpegang teguh soliditas TNI dan Polri beserta purnawirawan dan warakawuri adalah jaminan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Soliditas TNI dan Polri akan tercapai bila kita tetap bersatu. Yakni bersatunya purnawirawan TNI dan Polri beserta keluarga besarnya. Tidak hanya bersifat seremonial belaka, namun bersatu dalam jiwa dan semangat untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegas Agum.

Puncak peringatan HUT ke-65 PEPABRI pada 12 September 2024 di Monumen Palagan Ambarawa akan disemarakkan dengan pagelaran sendratari kolosal Palagan Ambarawa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense