BREAKING NEWS
 

STIH Adhyaksa Teken Kerja Sama Dengan Recep Tayyeb Erdogan University di Turki

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 25 September 2024 09:28 WIB
Ketua STIH Adhyaksa dan Rektor Recep Tayyeb Erdogan University menandatangani MoU Internasional. (Foto: Dok. STIH Adhyaksa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum ( STIH) Adhyaksa menandatangani perjanjian kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi Internasional dengan Recep Tayyeb Erdogan University di Turki.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Ketua STIH Adhyaksa Hasbullah dengan Pimpinan Recep Tayyeb Erdogan University di kampus Tayyeb Erdogan Univeristy di Kota Rize, Turki pada 18 September 2024 lalu.

Ketua STIH Adhyaksa Hasbullah mengatakan, dalam waktu dekat, sebagai bentuk implementasi perjanjian kerjasama internasional dengan Recep Tayyeb Erdogan University akan dilaksanakan pertukaran dosen dan mahasiswa yang dijadwalkan pada November sampai dengan Desember 2024.

"Selain meliputi bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan kerja sama yang terjalin antara kedua belah pihak akan meningkatkan standar mutu perguruan tinggi," ujar Hasbullah dalam keterangannya, Rabu (25/9/2024).

Hasbullah menambahkan, untuk kerja sama ini sebagai penambahan literatur hukum, dan kerja sama internasional antara Indonesia dan Turki.

Baca juga : BCA Jalin Kerja Sama Dengan RSU Queen Latifa Yogyakarta

Menurut Hasbullah, selain itu STIH Adhyaksa juga menjajaki Kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi Internasional dengan Fatih Sultan Mehmet University yang akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

STIH Adhyaksa yang berlokasi di Jalan Margasatwa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan merupakan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum yang diselenggarakan Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa yang merupakan wujud nyata bhakti insan Adhyaksa dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

"Cita-cita mulia dalam membangun peradaban melalui ilmu hukum inilah yang menjadikan STIH Adhyaksa akan selalu memberikan upaya nyata dalam mencapai kehidupan bangsa yang cerdas," ujar Hasbullah.

Lebih lanjut Hasbullah mengatakan, dalam konteks pengembangan keilmuan STIH Adhyaksa berupaya untuk menguatkan kemampuan melakukan penilaian pada pemecahan masalah-masalah hukum.

Adsense

"Kami juga berupaya untuk menciptakan mahasiswa yang berbudi luhur, terampil, serta berkompeten yang mampu memberikan kontribusi pada kemajuan bangsa Indonesia," ungkapnya.

Baca juga : Pertamina Teken Kerja Sama Transisi Energi Di IISF 2024

Dikatakan budaya dan tata kelola pendidikan di STIH Adhyaksa mengedepankan prinsip-prinsip keilmuan hukum dengan metode historical jurisprudence yang selaras dengan nilai-nilai Satya Adi Wicaksana.

Dengan penerapan prinsip ini diharapkan akan membentuk aspek Tridharma pendidikan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang komprehensif dan mampu mencetak civitas akademika yang handal.

Hasbullah memaparkan historial jurisprudence merupakan prinsip dasar metode pengembangan keilmuan hukum di STIH Adhyaksa yang merupakan salah satu aliran dalam ilmu hukum yang memandang hukum sebagai produk dari perkembangan sejarah masyarakat.

Ia menekankan STIH Adhyaksa juga memiliki tata nilai yang dipegang teguh oleh para pendiri yang bertekad untuk menanamkan Trapsila Adhyaksa yang menjadi landasan jiwa dan raihan cita-cita setiap warga Adhyaksa.

Adapun Trapsila Adhyaksa mempunyai arti serta makna dalam segenap diri mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, sebagai berikut: 

Baca juga : Reethau Dharma Andalan Teken Kerja Sama Distribusi LNG Dengan Pertagas Niaga Di Kaltim

Pertama, Satya merupakan kesetiaan yang bersumber pada rasa jujur, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri pribadi dan keluarga maupun kepada sesama manusia.

Kedua, Adi merupakan Kesempurnaan dalam bertugas dan yang berunsur utama, bertanggungjawab baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap keluarga dan terhadap sesama manusia.

Ketiga, Wicaksana merupakan bijaksana dalam tutur-kata dan tingkah laku, khususnya penerapan kekuasaan dan kewenangannya.

Melalui kerja sama Internasional tersebut, Hasbullah berharap civitas akademika STIH Adhyaksa baik dosen dan mahasiswa dapat memiliki pengalaman internasional melalui program student exchange yang akan disiapkan pada akhir 2024.

"Melalui civitas akademika yang memiliki pengalaman internasional STIH Adhyaksa mewujudkan visi misi yang berdaya saing internasional dan menjadi perguruan tinggi yang unggul pendidikan," pungkas Hasbullah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense