BREAKING NEWS
 

Ace Hasan Syadzily Di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka

Membangun Bangsa Tidak Boleh Punya Perasaan Musuh-musuhan

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Rabu, 9 Oktober 2024 08:00 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat menjadi narasumber di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka, Selasa (8/10/2024). (Foto: KHairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar sangat terbuka bila akhirnya PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2024, bergabung dengan pemerintahan. Bagi Golkar, membangun bangsa dan negara memang perlu kebersamaan. Terpenting, jangan ada perasaan bermusuh-musuhan.

Pernyataan itu, disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat menjadi narasumber di Podcast Ngegas Rakyat Merdeka yang dipandu Wartawan Rakyat Merdeka Siswanto, Selasa (8/10/2024).

Dalam podcast tersebut, Ace ditanya soal kabar masuknya PDIP dalam koalisi pendukung pemerintahan Prabowo. Menurut Ace, Pemerintahan ke depan yang bakal dipimpin Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, perlu merangkul semua pihak agar terjadi percepatan pembangunan Indonesia.

Baca juga : Pemerintah Kirimkan Bantuan Ke 4 Negara

Termasuk, membuka pintu lebar-lebar buat PDIP yang dikabarkan mau bergabung dengan Pemerintah. Walaupun Banteng diketahui sempat berseberangan dengan Prabowo dalam Pilpres 2024.

“Kita dalam membangun bangsa ini tidak boleh punya perasaan musuh-musuhan, semua berhak dan semua harus bekerja sama,” ungkap Ace.

Dia menegaskan, setiap partai politik pasti memiliki cita-cita yang sama untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat, serta bertujuan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.

Baca juga : Kalau Anggarannya Terbatas Kekuatannya Akan Terbatas

Anggota DPR yang kembali terpilih untuk periode 2024-2029 ini, juga menyambut baik wacana pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Mengingat, kontestasi Pilpres 2024 sudah rampung.

Menurutnya, pertemuan kedua tokoh nasional itu, bisa jadi langkah maju, dalam memformulasikan konsep dan menjalankan tugas-tugas konstitusi, sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing yang bisa seiring sejalan.

“Jadi, jangan sampai perbedaan politik menjadi hambatan bagi upaya kita untuk mendorong arah kerja keras kita membangun bangsa ini,” ujarnya.

Baca juga : Andika Dan Luthfi Diajak Terima Tantangan Undip

Ace menambahkan, Presiden Jokowi telah menunjukkan contoh yang baik saat merangkul lawan politiknya ke dalam barisan Pemerintah. Itu terjadi ketika Prabowo diajak masuk kabinet menjadi Menteri Pertahanan.

Langkah itu, menurutnya, terbilang efektif meredam polarisasi yang terjadi di tengah masyarakat. Meskipun, diakuinya, hal tersebut tidak mudah karena diperlukan jiwa besar dari kedua belah pihak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense