BREAKING NEWS
 

KSAD: Tak Ada Gerakan Menonjol yang Ganggu Keamanan Pelantikan Presiden

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 10 Oktober 2024 15:31 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (Foto: Rendy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak yakin, prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Gedung MPR, Senayan, 20 Oktober mendatang berjalan aman.

Keyakinan Maruli didasarkan, hingga saat ini pihaknya tidak melihat ada gelombang atau pergerakan yang berpotensi menciptakan situasi tidak aman saat pelantikan nanti.

Baca juga : Dipimpin Muzani, MPR Gelar Rapat Perdana Bahas Persiapan Pelantikan Presiden-Wapres

"Jadi, kekuatan-kekuatan sudah kita baca, hampir tidak ada (gerakan yang mengganggu pelantikan)," kata Maruli, setelah menghadiri serah-terima Danrem dan Dandim, di Jakarta Barat, Kamis (10/10/2024), seperti dikutip Antara.

Adsense

Maruli menerangkan, pihaknya hanya akan melakukan pengamanan normal selama proses pelantikan berlangsung. Dia tak menyebutkan jumlah personel yang akan dikerahkan untuk proses pengamanan tersebut.

Baca juga : Soal Tawaran Menteri, Sekjen Hasto: Kabinet Adalah Hak Prerogatif Presiden

Tidak hanya pengamanan di Gedung MPR, Maruli memastikan, jajarannya juga akan melakukan pengamanan di Istana saat prosesi pisah sambut antara Presiden Jokowi dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Dia kembali menegaskan, sejauh ini, tidak ada potensi yang mengancam keamanan pelantikan Presiden.

Baca juga : Pimpin Rakor Di Merauke, Wamenhan Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional

"Tidak ada hal-hal yang terlalu menonjol kira-kira. Mudah-mudahan bisa lancar nanti," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense