Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soal Tawaran Menteri, Sekjen Hasto: Kabinet Adalah Hak Prerogatif Presiden
Selasa, 8 Oktober 2024 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi soal tawaran posisi menteri untuk PDI Perjuangan di pemerintahan Prabowo.
Ia mengaku, tidak mengetahui apakah ada tawaran posisi menteri untuk PDI Perjuangan pada kabinet ke depannya. Namun, ia menegaskan, bahwa urusan kabinet adalah hak prerogatif presiden.
"Kami lebih berbicara bagaimana membangun komitmen untuk bangsa dan negara. Persoalan menteri kami serahkan kepada presiden yang memiliki hak prerogatif," kata Hasto saat berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno.di Blitar, Jawa Timur, Senin (7/10).
Baca juga : Mega-Prabowo Mau Bertemu, Hasto: Kami Bangun Semangat Persahabatan
Terkait pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Hasto berharap pertemuan bisa terealisasi sebelum pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024. Pertemuan kedua tokoh partai besar ini menunjukkan sinyal kuat akan kerja sama politik yang semakin solid.
"Komunikasi secara intensif sudah dilakukan, tinggal menunggu momentum yang tepat. Tentu saja momentum yang tepat itu diharapkan sebelum pelantikan Pak Prabowo sebagai Presiden," kata Hasto dikutip laman Antara..
Ia mengatakan, dalam pertemuan itu akan banyak hal yang dibahas, terutama masalah bangsa dan negara. Apalagi ke depan tantangan yang dihadapi Indonesia tidak ringan sehingga diperlukan kesadaran bersama, kesatuan juang dari seluruh komponen bangsa.
Baca juga : Beringin Jamin Menteri Parpol Pasti Profesional
Hasto yakin dengan komunikasi tersebut, Indonesia bisa mengatasi berbagai tantangan, seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kemudian perang Rusia-Ukraina yang belum selesai, dan persoalan pangan yang juga menjadi tantangan bidang perekonomian.
"Semua memerlukan pandangan yang cerdik dan dialog antarpemimpin, seperti Bu Mega dan Pak Prabowo. Tentu, PDI Perjuangan komitmen perjuangannya pada bangsa dan negara tanpa akhir sehingga komitmen itu dibawa jauh lebih penting daripada sekadar urusan yang berkaitan dengan politik praktis ataupun gambaran kabinet ke depan," ujar Hasto
Diketahui, Hasto berada di Blitar dalam rangka mendampingi Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno.
Baca juga : Dasco Soal Susunan Kabinet, Parpol 50%, Profesional 50%
Rombongan melakukan doa bersama di makam Bung Karno dan kemudian tabur bunga. Selesai berziarah, rombongan melanjutkan perjalanan lewat jalur darat ke Kediri, untuk selanjutnya naik pesawat dari Bandara Kediri menuju Jakarta.
Sejumlah pengurus DPP PDIP, jajaran pengurus tingkat provinsi serta kabupaten/kota, calon kepala daerah dari PDIP, dan relawan ikut hadir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya