BREAKING NEWS
 

Helikopter TNI AU Bantu Evakuasi 71 Nelayan Terjebak Cuaca Buruk Di Sukabumi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 18 Oktober 2024 16:35 WIB
Helikopter TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk membantu evakuasi 71 nelayan yang terdampar di ujung dermaga eks perusahaan pasir besi PT Sumber Besi Prima (SBP), Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/10/24). (Foto: TNI AU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Helikopter TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk membantu evakuasi 71 nelayan yang terdampar di ujung dermaga eks perusahaan pasir besi PT Sumber Besi Prima (SBP), Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/10/24). Para nelayan tersebut terjebak sejak Rabu (16/10/24) akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda kawasan Pantai Tegalbuleud.

Komandan Satuan Radar 216 Cibalimbing, Letkol Lek Umar Saifuddin Rumbiak, S.A.P., menyatakan bahwa tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan penyelamatan. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua unit helikopter dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja Bogor dan satu unit helikopter dari Basarnas serta perahu nelayan.

Baca juga : Hellas Verona Vs Juventus, Si Nyonya Tua Buru Kemenangan Kedua

“Evakuasi dilakukan bertahap menggunakan helikopter. Satuan Radar 216 Cibalimbing juga dijadikan sebagai posko dalam misi penyelamatan kemanusiaan ini,” jelas Komandan Satuan Radar 216.

Adsense

Nelayan tersebut diketahui terjebak di dermaga akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan gelombang besar menghantam wilayah tersebut pada Rabu pagi. 

Baca juga : BPKH Resmikan Kampung Haji, Hunian Tetap Bagi Penyintas Bencana Di Sukabumi

Hingga Kamis malam (17/10/2024), 71 nelayan berhasil dievakuasi dengan aman dan dikembalikan kepada keluarganya.

“Alhamdulillah, evakuasi telah selesai dan para nelayan sudah kembali ke keluarga masing-masing,” tambah Komandan Satuan Radar 216.

Baca juga : IWIP Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Banjir Di Malut

Sementara itu, empat nelayan yang sempat dilaporkan hanyut, satu orang berhasil diselamatkan, satu ditemukan meninggal dunia, dan dua lainnya masih dalam pencarian.

“Mengakibatkan 4 orang jatuh ke laut, 1 orang dapat selamat dievakuasi, tadi pagi 1 orang sudah ditemukan meninggal dunia di perairan Cikole wilayah Kabupaten Cianjur, tinggal 2 orang lagi belum ditemukan,” ungkap Komandan Satuan Radar 216.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense