BREAKING NEWS
 

Pesan Buat Menpar Widiyanti: Jangan Terlena Dengan Kekayaan Alam Indonesia

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 22 Oktober 2024 07:41 WIB
Ilustrasi wisata alam di Lombok, NTB. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi berharap Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa langsung gaspol bekerja melaksanakan amanah Presiden Prabowo. 

Pasalnya, tantangan pariwisata untuk mendongkrak ekonomi begitu nyata. Jangan hanya mengandalkan sumber alam Indonesia.

Sebelumnya, Prabowo dalam pidato yang disampaikan di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta pada Minggu (20/10/2024) mengatakan kekayaan alam Indonesia mulai dari lautan, daratan, juga sumber daya alam lain sangat melimpah.

Namun, ada tantangan dan ancaman di masa depan. Prabowo mengajak rakyat Indonesia untuk optimistis, tapi tetap realistis dalam menghadapi berbagai rintangan yang ada, termasuk dalam memajukan sektor pariwisata.

"Presiden menekankan kita tidak boleh terlena dengan kekayaan yang melimpah. Justru, ini adalah saatnya bagi kita untuk berani menghadapi tantangan dan hambatan yang ada di depan, terutama dalam memajukan sektor pariwisata yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional," kata Taufan dalam keterangannya, Selasa (23/10).

Baca juga : Pramono Doakan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sejahterakan Rakyat Indonesia

Taufan menyebut tantangan seperti perubahan iklim, krisis ekonomi, dan perubahan perilaku wisatawan pasca-pandemi ada di depan mata. Menangani hal itu, dibutuhkan strategi yang lebih dari sekadar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

"Ada tantangan yang perlu diatasi seperti peningkatan kualitas infrastruktur, pengelolaan destinasi secara berkelanjutan, dan peningkatan SDM pariwisata yang mampu bersaing secara global," kata Taufan.

Pakar Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi. 

Pakar asal Lombok ini, menekankan pentingnya perhatian pada kualitas pengalaman wisata, bukan hanya kuantitas kunjungan wisatawan.

Adsense

"Kita bisa belajar dari negara-negara yang berhasil mengembangkan pariwisata berkelanjutan, di mana kesejahteraan masyarakat lokal dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas," ujar Taufan.

Taufan percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga : Sambut Tamu Negara, Prabowo Tunjukkan Keramahtamahan Indonesia

"Dengan semangat yang disampaikan oleh Presiden, saya optimis bahwa Indonesia mampu menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan yang berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta membangun citra positif Indonesia di mata dunia," kata dia.

Taufan menegaskan bahwa pariwisata harus dilihat sebagai motor untuk perubahan sosial yang lebih luas, tidak hanya sebagai alat pertumbuhan ekonomi semata.

Dengan optimisme dan strategi yang tepat, sektor pariwisata Indonesia diyakini mampu memberikan kontribusi yang signifikan, baik dalam hal pertumbuhan ekonomi maupun pengentasan kemiskinan, sejalan dengan visi pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Itu mengapa,Taufan berharap 100 hari pertama Menteri Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Ni Luh Puspa sangat dinantikan oleh seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

"Bukan hanya sekadar retorika atau janji manis, tetapi aksi nyata yang mampu mengembalikan kejayaan pariwisata Indonesia," jelasnya.

Baca juga : Deschamps Buka Suara Soal Kasus Perkosaan Kylian Mbappe

Dengan mengusung strategi yang berbasis data, responsif terhadap tren global, dan inklusif bagi masyarakat lokal, duo ini diharapkan bisa menjadi motor perubahan yang membawa pariwisata Indonesia ke arah yang lebih cerah.

"Waktu 100 hari akan menjadi ujian pertama yang akan membuktikan apakah harapan-harapan besar tersebut dapat diwujudkan oleh mereka berdua," tutup Taufan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense