BREAKING NEWS
 

Ngabila Salama: Makan Bergizi Gratis Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 25 Oktober 2024 13:34 WIB
Praktisi kesehatan Ngabila Salama. Foto: IG/@ngabilasalama

RM.id  Rakyat Merdeka - Praktisi kesehatan sekaligus Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama menyampaikan program makan bergizi gratis di sekolah bukan untuk mencegah stunting. Program tersebut adalah upaya mempersiapkan generasi penerus dalam menghadapi puncak bonus demografi tahun 2030 dan menyongsong Indonesia Emas pada 2045. 

Menurut Ngabila, makan bergizi di sekolah bertujuan membangun fisik dan mental anak-anak sebagai generasi produktif yang akan menjadi ujung tombak kemajuan bangsa.

Baca juga : Semoga Program Makan Siang Gratis Berjalan Sukses Demi Derajat Kesehatan Anak Bangsa

"Anak-anak usia sekolah saat ini akan menjadi tulang punggung pembangunan bangsa pada tahun 2045. Mereka harus disiapkan agar mampu membawa Indonesia dari negara berpenghasilan menengah ke negara berpenghasilan tinggi," ujar Ngabila.

Adsense

Lebih lanjut, Ngabila menekankan program ini juga berfungsi sebagai persiapan jangka panjang mencetak generasi orang tua yang sehat dan kompeten dalam mengasuh anak. Salah satu tantangan penting adalah mencegah anemia pada calon ibu, yang berisiko melahirkan anak stunting.

Baca juga : Cek Makan Siang Bergizi Gratis, Gibran Dapat Surat Dari Murid SD

Ia menambahkan, pola makan bergizi yang diterapkan di sekolah diharapkan bisa membangun kesadaran gizi sejak dini, sehingga anak-anak dapat meniru dan melanjutkan pola makan sehat ini di rumah, bahkan ketika mereka kelak menjadi orang tua.

“Dengan pemberian makan bergizi setiap hari di sekolah, anak-anak akan terbiasa dengan pola makan sehat yang ekonomis. Ini akan menjadi budaya yang bisa diterapkan di rumah dan diwariskan ketika mereka menjadi orang tua,” tambah Ngabila.

Baca juga : Tinjau Makan Bergizi Gratis di SMKN 26, Teguh: Alhamdulillah, Makannya Enak

Ngabila juga menyoroti pentingnya membangun mental pengasuhan yang baik, khususnya dalam aspek nutrisi, sebagai pondasi utama tumbuh kembang anak-anak di masa depan. Langkah ini diyakini mampu mengurangi risiko stunting di generasi mendatang, sehingga Indonesia dapat menyongsong masa depan dengan generasi yang sehat, produktif, dan mampu bersaing di kancah global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense